IKLAN

12 Tahun buat Ichad, Napi yang Melarikan Diri


Ichad saat dibawah kembali ke dalam sel usai menjalani persidangan, Senin (4/5)

Ichad saat dibawah ke dalam sel oleh petugas usai menjalani persidangan, Senin (4/5)

BITUNG-Majelis hakim yang dipimpin oleh Felix Wuisan, SH, Anthonie S. Mona, SH, dan Mariany Korompot, SH, Senin (4/5), menghadiahkan 12 tahun penjara dan denda Rp.800 juta subsider 6 bulan penjara kepada Richard Assa alias Ichad, narapidana kasus narkoba, pencurian dan terlibat dalam pembunuhan yang melarikan diri pada hari Selasa (14/4) lalu.

 

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bitung Harry Palar, SH, kepada manadoline.com, Senin (4/5), mengatakan tim dari Kejari dan Polres Bitung berhasil menangkap Ichad di Luwuk Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (30/4). “Saat kami tangkap, dia (Ichad-red) sedang tidur di salah satu pantai di daerah Luwuk,” kata Palar.

 

Akibat perbuatan tersebut, Ichad harus menjalani hukuman penjara kurang lebih 23 tahun. Jumlah tersebut hasil akumulasi putusan pengadilan negeri Bitung yang memvonis 8 tahun untuk kasus Narkoba, 3 tahun kasus pencurian dan terlibat dalam pembunuhan, ditambah dengan 12 tahun denda Rp.800 juta subsider 6 bulan penjara sebagai hadiah melarikan diri dari tahanan, maka total 23 tahun penjara yang harus dijalani. (jones)

 

 

 

IKLAN
loading...