2017 Tak Perlu Antri Lagi di Disdukcapil, GSVL-MOR Sediakan Mobil Layanan KTP Keliling untuk Warga

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Wawali Mor Bastiaan saat melaunching 1 unit mobil keliling KTP, Selasa 3 Januari 2017
Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Wawali Mor Bastiaan saat melaunching 1 unit mobil keliling KTP, Selasa 3 Januari 2017
Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Wawali Mor Bastiaan saat melaunching 1 unit mobil keliling KTP, Selasa 3 Januari 2017

MANADO – Pemkot Manado kembali lakukan terobosan awal tahun 2017. Ini bukti Wali Kota, GS Vicky Lumentut- Wawali, Mor Bastiaan (GSVL-MOR) terus berupaya mendekatkan pelayanan public.

Menyusul masyarakat kini tak sibuk-sibuk berdesakan antri di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) membuat KTP dan lain-lainnya. Karena Kota Manado saat ini telah memiliki satu unit Mobil Keliling untuk pelayanan KTP.

Mobil Layanan KTP Keliling itu telah dilaunching tadi pagi di halaman parkir Kantor Wali Kota oleh Wali Kota GSVL usai memimpin apel perdana awal tahun 2017 pasca cuti bersama, Selasa (3/1/2017).

Saat launching, GSVL didampingi Wawali Mor, Sekda, Hi. Rum Usulu dan Kadisdukcapil Manado, Hans Tinangon. Harapan Wali Kota GSVL berharap, kehadiran mobil layananan KTP keliling ini lebih dapat memastikan status kependudukan warga Kota Manado.

“Kami menghadirkannya untuk makin mendekatkan pelayanan publik Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan masyarakat wajib KTP,” kata GSVL.

Menurut Kadisdukcapil, Hans Tinangon, mobil ini berbandrol Rp776 juta. “Ini kami anggarkan melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun anggaran 2016,” jelas Tinangon.

Wali Kota GSVL meminta, mobil tersebut tidak terparkir di kantor tetapi akan terus keliling wilayah Kota Manado dengan target menjangkau warga yang menjadi wajib KTP, yaitu warga yang berusia 17 tahun.

“Sebab terkadang mereka lupa sebagai wajib KTP terutama yang jauh dari pusat kota. Dengan Mobil KTP keliling ini, saya harapkan secara perlahan semua warga wajib KTP mendapatkan pelayanan, sehingga tidak ada yang tidak terlayani,” ujar GSVL. (antoreppy/*)