IKLAN

38 Ribu Pengguna Narkoba di Sulut, BNN Butuh Tempat Rehabilitasi


Ilustrasi

Ilustrasi

MANADO- Tingginya angka permintaan narkoba akibatnya peredaran sembunyi-sembunyi ke pengguna semakin banyak.”Terakhir, data 2014 sebanyak 38 ribu pengguna narkoba diantaranya masih sebagian kecil mendapat rehabilitasi,”ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan BBN Sulut Melky Tuankotta.

Ia juga mengatakan, data tersebut menurut hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN ) Republik Indonesia dan Universitas Indonesia (UI).

“Belum terlambat bagi pengguna untuk direhabilitasi karena tidak dipungut biaya, cukup melapor kepada BNN Sulut nantinya akan dirujuk di beberapa Rumah Sakit di Manado,”terang Tuankotta.

Menanggulangi pengguna narkoba, beberapa point dilakukan yakni harus sosialisasi kepada masyarakat sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, rehabilitasi bagi penyalahguna, pecandu atau korban penyalahguna narkoba, penindakan pada sindikat narkoba,”bebernya pada Sulut Banking Expo 2015 di Manado Town Square (Mantos), Kamis (6/8).

Untuk rehabilitasi, Tuankotta tak menampik masih minimnya tempat rehabilitasi di Indonesia apalagi di Sulut.

“Ketersediaan tempat pada masing-masing daerah lebih mendorong pengguna narkoba untuk lapor demi bangkit lawan ketegantungan narkoba,”kunci Tuankotta. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...