IKLAN

AIS: ROR Tak Cocok Kepala Daerah, Memalukan!


Royke Pangaila

Royke Pangaila

MANADO – Senin depan, tepat 9 Mei Royke O. Roring (ROR) genap lima bulan menjabat Wali Kota Manado sejak resmi dilantik pada 9 Desember 2015 lalu sebagai penjabat pemerintahan masa transisi.

Ternyata kebijakan-kebijakan dikeluarkan ROR sejak pertama kali menjabat Wali Kota dipelototi Aliansi Indonesia Sulut (AIS).

“Belum sebulan menjabat, masyarakat Manado dikagetkan dengan persoalan UC atau kesehatan gratis yang tiba-tiba dihapus pihak RSUP Kandou karena pemkot tak bersedia membayar utang ke pihak rumah sakit,” kata Ketua AIS, Royke Pangaila.

Persoalan utang UC itu menurutnya, juga terjadi di tahun-tahun sebelumnya. “Tapi tidak ada masalah. Karena tiap tahun itu tetap dibayar Pemkot. Tapi kok di saat ROR, Pemkot tiba-tiba tak bersedia membayar. Aneh kan?” tandasnya.

Selain itu AIS juga menyoroti perjalan keluar daerah yang dilakukan ROR bersama sejumlah pejabat dan stafnya. “Sudah tak bisa dihitung berapa kali ROR dan kolega-koleganya terbang-terbang terus keluar daerah,” ujar Pangaila.

Dan yang paling gress dan sungguh memalukan seorang birokrat senior, yakni roling jabatan yang dilakukan ROR. “Banyak yang mencibir kebijakan ROR, tapi beliau tidak pusing. Tetap melakukan roling, bahkan tingga beberapa minggu menanggalkan jabatan penjabat Wali Kota, ROR masih nekat gelar roling,” tegasnya.

Menurut Pangaila, seorang pejabat Otda Kemendagri, Soni Sumarsono saat dipercayakan menjadi Penjabat Gubernur Sulut lalu, tidak pernah mengutak atik pejabat di pemprov.

“Justru ROR seorang birokrat senior di daerah, berani mengutak-atik, atau meroling pejabat pemkot. Padahak beliau hanya seorang penjabat.” Sindirnya.

Dia berharap agar ROR banyak belajar lagi ke tiga teman birokratnya yang dipercayakan sebagai penjabat Bupati Minsel, Bitung dan penjabat Wali Kota Tomohon lalu.

“Mereka tahu hanya sebagai penjabat dan tidak berhak melakukan roling. Nah, torang pe penjabat di Manado ini malah nekat. Kebijakn-kebijakan ROR ini tak cocok sebagai kepala daerah,” pungkas Pangaila. (antoreppy)

IKLAN
loading...