IKLAN

Aliansi Makapetor Ancam Duduki Pemkot dan DPRD Manado


Aliansi Makapetor

Aliansi Makapetor

MANADO – Terus menjamurnya gerai indomaret dan alfamart yang tidak memiliki ijin, membuat gerah Aliansi Makapetor. Mereka berencana akan melakukan aksi menduduki kantor DPRD dan Pemkot Manado.

Aliansi Makapetor mengecam sikap Pemkot dan DPRD Manado yang dinilai tidak tegas terhadap indomaret dan alfamart yang berdiri tanpa mengantongi ijin. Bahkan, sikap pemerintah yang dinilai ikut memberi andil terhadap ancaman usaha warung milik warga.

“Sudah banyak keluhan masyarakat terhadap hadirnya indomaret dan alfamart di Kota Manado. Warga merasa khawatir terhadap usaha warung mereka akan mati, karenanya kami menolak hadirnya indomaret dan alfamart,” kata Ketua Aliansi Makapetor, Joise Tumangken, kepada manadoline.com.

Menurut mereka, langkah pemerintah yang memberi ijin dan bahkan membiarkan sejumlah indomaret dan alfamart beroperasi tanpa ijin, merupakan sikap ketidakpedulian terhadap kelangsungan ekonomi masyarakat kecil dan menengah.

“Dengan masuknya indomaret dan alfamart pada tempat-tempat yang tidak layak, maka akan terjadi monopoli yang bisa mengancam usaha kecil. Apalagi harga di indomaret dan alfamart tergolong lebih murah dari harga warung,” ungkapnya.

Tumangken mengatakan, tidak melarang pemberian ijin kepada indomaret dan alfamart, namun ijinnya harus dibatasi dan ditata. “Mereka sudah masuk hingga ke pemukiman warga, jarak mereka berdekatan dengan warung milik warga,” ujarnya.

Mereka juga menyoroti penggunaan jasa tenaga kerja di indomaret dan alfamart, karena kenyataannya mereka lebih banyak menggunakan tenaga kerja dari luar sulut.
Dari data yang berhasil dirangkum manadoline.com, indomaret yang beroperasi di Kota Manado berjumlah 52 gerai dan yang mengantongi ijin 17 gerai. Sementara jumlag alfamart yang beroperasi 28 gerai dan yang memiliki ijin berjumlah 4. (christian)

IKLAN
loading...