IKLAN

Andalangi: Penenggelaman Kapal Sesuai Mekanisme Hukum


14 kapal pelaku ilegal fishing yang ditenggelamkan oleh KM. Singa Laut, Rabu (20/5)

14 kapal pelaku ilegal fishing yang ditenggelamkan oleh KM. Singa Laut, Rabu (20/5)

BITUNG-Pemerintah Kota Bitung melalui Asisiten III Drs. Malton Andalangi menyampaikan pelaksanaan eksekusi penenggelaman kapal asing, Rabu (20/5), adalah bagian dari proses hukum yang berlaku di Indonesia khususnya dalam penegakkan hukum di laut.

 

“Jadi Intinya penengelman Kapal sudah sesuai prosedur dan mekanisme hukum di Indonesia, proses eksekusi ini dilaksanakan selain mereka telah melakukan Illegal Fishing atau menangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia secara illegal, juga permasalahan kelengkapan dokumen,” ujar Andalangi, usai menyaksikan eksekusi penengelaman kapal.

 

Penengelaman kapal ini dilakukan oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan dan dipimpin langsung Direktur Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Asep Burhanudin, bekerjasama dengan Pihak TNI yang dipimpin Panglima Armada Timur Indonesia Mayjen TNI AL Darwanto bersama Kapolda SulutBrigadir Jenderal Wilmar Marpaung, serta unsur FKPD Kota Bitung dan para Kejari Bitung.

 

Lokasi penenggelaman 14 Kapal tersebut yakni diperairan laut Kota Bitung, dengan menggunakan dinmit daya ledak rendah agar kondisi kapal tetap terjaga sihingga dapat berfungsi menjadi rumpon dan nantinya menjaadi habitat baru bagi ikan-ikan diperairan tersebut yang berdampak pada kontribusi terhadap kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan terhadap nelayan kita. (jones)

IKLAN
loading...