IKLAN

Anggota Polda Sulteng Terlibat Tabrakan Beruntun di Manado,  1 Korban Terseret 20 Meter  


 

Mobil DN 581 UA milik pelaku DSE saat berada di lokasi tabrakan saat petugas Laka Lantas Polresta Manado melakukan olah TKP

Mobil DN 581 UA milik pelaku DSE di lokasi tabrakan saat petugas Laka Lantas Polresta Manado melakukan olah TKP

MANADO – Sebuah mobil Toyota Agya bernopol wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) DN 581 UA Rabu (13/7/2016) malam sekitar pukul 21.45 Wita melaju dari arah simpang empat lampu merah Teling menuju arah Tikala.

Tepat depan SPBU Tikala, mobil putih yang belakangan diketahui dikemudikan lelaki berinisial DSE dengan kecepatan tinggi tiba-tiba menabrak sebuah mobil Kijang selanjutnya menghantam sepeda motor.

Saking kuatnya benturan saat tabrakan, sampai bemper depan dan plat nomor terlepas dari bodi mobil tersebut. Pengendara sepeda motor matic putih diduga sekarat karena sempat terlindas dan terseret sekitar 20 meter dari titik tabrakan.

Sepeda motor Matic, salah satu korban tabrakan serta plat nomor yang terlepas dari bodi mobil pelaku

Sepeda motor Matic, salah satu korban tabrakan serta plat nomor yang terlepas dari bodi mobil pelaku

DSE dikabarkan oknum anggota Polisi dari Polda Sulteng bukanya berhenti. Dia diduga sudah dalam kondisi mabuk itu malah tambah tancap gas kea rah jalan Martadinata menuju Paal Dua.

Sayang, dalam perjalanan melarikan diri itu, DSE kembali menghantam kendaraan lainnya di depan bengkel Brigstone,  yakni mobil mikro kemudian mobil Ayla dan mobil pelaku terhenti setelah menghantam mobil sedan Taksi Blue Bird.

Di bodi depan samping kanan pintu mobil terlihat bercak darah. Di kedua sisi bodi mobil tersebut bertuliskan SDB O2. SDB merupakan istilah kepolisian, yakni Satia Dharma Bakti. Dugaan kuat pelaku anggota polisi angkatan 2002.

Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambajong membenarkan kejadian tabrakan beruntun itu. “Kami sudah melakukan olah TKP di empat lokasi tabrakan berbeda. Mobil pelaku nanti terhenti setelah menabrak sedan Blue Bird di sekitar jalan Paal Dua,” jelas Tambajong.

Pelaku yang diduga anggota Polisi dari Polda Sulteng, perwira 1 melati di pundaknya itu masih akan mengecek lagi, termasuk ketika pelaku saat mengemudikan mobil dalam kondisi mabuk.

“Kami akan cek lagi kebenaran informasi itu. Pengemudi mobilnya sudah diamankan di Polresta Manado untuk diitnerogasi. Kami juga masih akan mengecek lagi para korban di rumah sakit apakah ada yang sekarat,” jelas Tambajong. (ekaputra)

 

IKLAN
loading...