IKLAN

ASN Tak Netral Terancam Dipecat


Tasdik Kinanto Komisioner Komisi ASN (paling kiri) saat membawakan materi

Tasdik Kinanto Komisioner Komisi ASN (paling kiri) saat membawakan materi

MANADO-Rapat koordinasi Stakeholders yang dilakukan oleh Bawaslu dalam rangka Pilkada serentak pada 9 Desember 2015, dilaksanakan oleh Bawaslu Sulut pada hari kedua semakin menarik untuk diikuti.

Salah satunya yang terangkat soal keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) ketika pelaksanaan pilkada.

Tasdik  Kinanto dari Komisi ASN Pusat menyatakan dalam rangka Pilkada Komisi ASN akan menindak  ASN  yang tidak netral atau terang-terangan mendukung salah satu Pasangan calon.

“JIka ada ASN sudah tidak netral lebih baik mundur sebagai ASN. Karena jika terbukti maka Komisi ASN tidak segan-segan melakukan pemecatan,” papar Kinanto yang menjadi salah satu nara sumber dari Komisi ASN dengan membawa materi Penegakan Etika ASN dalam Pilkada serentak.

Lanjut Kinanto Komisi ASN mempunyai wewenang untuk mengawasi netralitas ASN. “Jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan ASN oleh Bawaslu segera rekomendasikan ke Komisi ASN, maka kami akan memprosesnya,” ungkapnya.

Hal penting juga yang diangkat oleh Kinanto adalah soal rolling yang dilakukan pejabat ketika pilkada.

Menurutnya ketika pengangkatan atau pembersihan ASN dalam satu jabatan struktural maupun fungsional karena balas jasa atau balas dendam. Karena kepentingan politik praktis maka keputusan itu akan dibatalkan demi hukum oleh Komisi ASN.

“Yang terjadi sekarang ada pejabat ASN yang diangkat menduduki jabatan eselon 2. Padahal aturannya ia belum layak. Namun karena menjadi salah satu tim sukses misalnya maka jabatan itu diberikan. Nah, ini jelas melanggar aturan,”tambahnya. (mom)

IKLAN
loading...