IKLAN

Asosiasi Nelayan Pajeko Manado Mengadu ke Deprov


SERIUS: Asosiasi Nelayan Pajeko Manado ketika menyampaikan aspirasi ke Komisi 2, yang diterima langsung oleh Wakil Ketua, Noldi Lamalo. (Foto mom/ manadoline)

SERIUS: Asosiasi Nelayan Pajeko Manado ketika menyampaikan aspirasi ke Komisi 2, yang diterima langsung oleh Wakil Ketua, Noldi Lamalo. (Foto mom/ manadoline)

MANADO – Asosiasi Nelayan Pajeko Manado yang dipimpin langsung oleh Yongki Limen, Senin (4/5) mendatangi kantor DPRD Sulut menyampaikan aspirasi.

Dari pantauan manadoline.com, beberapa warga yang tergabung dalam Asosiasi Nelayan Pajeko Manado diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi 2, Noldi Lamalo serta anggota Komisi, Ferdinand Mangumbahang, Juddy Moniaga.

Asosiasi Nelayan Pajeko Manado ini menyampaikan pengeluhan soal kinerja para penegak hukum yang ada di laut. Seperti Pol Airud yang melakukan pengukuran kapal di tengah laut.

Begitu juga terkait pemasangan rumpon. Dari hasil pertemuan dengan Komisi 2 mereka mengaku kurangnya SDM soal pemasangan rumpon yang paling tepat dan tidak melanggar aturan.

Noldi Lamalo usai menerima aspirasi dari Asosiasi Nelayan Pajeko Manado ikut prihatin dengan permasalahan yang mereka hadapi.

“Soal kurangnya pengetahuan para nelayan terkait pemasangan rumpon itu disebabkan karena Dinas Perikanan dan Kelautan kurang melakukan sosialisasi kepafa para nelayan,” tegas Lamalo.

Dengan adanya permasalahan ini, Lamalo mengaku Asosiasi Nelayan Pajeko mengharapkan adanya pertemuan antara Pol Airud, Dinas Perhubungan Laut, Kamla dengan difasilitasi oleh Komisi 2.

“Komisi 2 meminta kepada Asosiasi Nekayan Pajeko Manado untuk menyampaikan aspirasi itu secara resmi ke DPRD Sulut. Dan komisi 2 akan memfasilitasinya untuk mengelar hearing,” papar Lamalo.(mom)

IKLAN
loading...