IKLAN

Astaga,,,Lontoh Bertahan Anggota Pansus Zonasi Tolak Desa Libas Dibuatkan Pelabuhan Khusus


MANADO-Pembahasan Ranperda Zonasi, Selasa (14/6) berlangsung alot antara Ketua Pansus Edwin Lontoh dan anggota Pansus.

Suasana rapat Pembahasan Ranperda Zonasi yang sempat memanas antara Ketua Pansus Edwin Lontoh dan Ivone Bentelu

Suasana rapat Pembahasan Ranperda Zonasi yang sempat memanas antara Ketua Pansus Edwin Lontoh dan Ivone Bentelu, Selasa (14/6).

Pemicu alotnya pembahasan Ranperda Zonasi ini disebabkan karena Edwin Lontoh sebagai Ketua Pansus dinilai tidak konsisten.

Bahkan Edwin Lontoh dan Ivone Bentelu anggota Pansus dari Fraksi PDIP ini sempat memanas. Hal ini disebabkan semua anggota Pansus sudah setuju menolak di pesisir Desa Libas, Pulau Bangka, Minahasa Utara dibuatkan Pelabuhan Khusus untuk pertambangan tapi diganti dengan pelabuhan pariwisata.

Dari pantauan manadoline.com, dalam pembahasan Ranperda yang ikut dihadiri tim Pokja,  Ivone Bentelu mengusulkan kepada forum rapat segera memutuskan pelabuhan pariwisata di pesisir Desa Libas justru tidak disetujui Ketua Pansus Edwin Lontoh dengan alasan perlu dikonsultasikan ke Kementerian.

Mendengar usulan dari Edwin Lontoh harus melakukan konsultasi ke Kementerian Perhubungan, Ketua Komisi Satu Ferdinand Mewengkang yang masuk dalam anggota Pansus mengingatkan Lontoh jika Pansus Zonasi sudah terlalu sering melakukan konsultasi ke Jakarta.

” Pansus Zonasi sudah terlalu sering konsultasi. Jika dilakukan votting sudah pasti anggota Pansus yang hadir mendukung usulan yang disampaikan Ivon Bentelu,” tegas Mewengkang.

Ivon Bentelu dalam rapat pembahasan  dengan tegas meminta Ketua Pansus Edwin Lontoh untuk konsisten.

” Mekanisme pengusulan pelabuhan khusus dirubah menjadi pelabuhan pariwisata dilemparkan dalan rapat. Nah, ketika anggota Pansus setuju  justru pimpinan beralasan perlu konsultasi ke Kementerian. Mestinya diputuskan dulu baru konsultasi. Ketua Pansus tidak konsisten,” kata Bentelu dengan nada keras.

Namun meskipun alot bahkan sempat memanas pembahasan Ranperda Zonasi. Ketua Pansus Edwin Lontoh didampingi Sekertaris Pansus Eddyson Masengi tetap bertahan jika merubah pelabuhan khusus menjadi pelabuhan pariwisata perlu dikonsultasikan ke Kementerian Perhubungan di Jakarta.

“Janganlah kita tergesa-gesa, apalagi sesuai keterangan anggota Pokja bahwa ada perencanaan membuat pelabuhan umum serta pelabuhan penyeberangan. Maka ini juga perlu kajian,” imbuh Lontoh. (mom)

IKLAN
loading...