IKLAN

Banjir Kembali Hantam Ibukota Bolmong, Puluhan Rumah Terendam Air


Banjir Menjadi Momok Menakutkan bagi Warga Bolmong

Banjir Menjadi Momok Menakutkan bagi Warga Bolmong

BOLMONG – Waspada bencana harus menjadi perhatian warga dan Pemkab Bolmong. Intensitas hujan yang lumayan tinggi akhir-akhir ini membuat sejumlah kawasan di Bolmong dihantam banjir. Pada Selasa (3/2) sejumlah desa di Kecamatan Lolak yang merupakan ibukota kabupaten terendam air. Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan tersebut mengakibatkan sungai di bekalang pemukiman meluap. Akibatnya, air masuk ke dalam perkampungan dan merendam ratusan rumah. Di Desa Tandu ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan merendam sekitar 37 rumah. Begitu pula di Desa Tuyat dan Diat. Banjir menyebabkan belasan rumah warga di dua desa itu terendam. Lalow, Padang, Lolak Tombolango, Lolak serta Motabang, ikut juga kena banjir kemarin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ir Hj Channy Wayong mengatakan dalam bencana ini tidak ada warga yang menjadi korban jiwa. “Bersyukur tak ada warga di wilayah tersebut menjadi korban luapan air sungai,” ujar Wayong sambil menyebut tidak ada kerugian materiil. Selain itu hujan yang mengguyur juga menyebabkan longsoran tanah di Jalur Pinogaluman-Doloduo (Pindol). Di jalur yang sering digunakan warga Kecamatan Dumoga Raya ke ibukota kabupaten itu terdapat tiga titik longsoran. Bahkan, longsor juga menyebabkan sebuah jembatan tertutup material tanah dan bebatuan besar. Untungnya jembatan tersebut bisa dilalui dengan sistem buka tutup karena sebagian masih tertutup material longsor. (mara)

IKLAN
loading...