IKLAN

Bantah Intervensi Pala Soal Raskin, GSVL Minta Bantuan Pemerintah Tidak Dipolitisasi


GS Vicky Lumentut

GS Vicky Lumentut

MANADO — Dalam berbagai kesempatan, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut selalu menegaskan, para Camat, Lurah maupun Kepala  Lingkungan (Pala)  jangan terlibat politik praktis menjelang Pilkada 9 Desember nanti.

Bahkan diminta tidak menyebar fitnah, melainkan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Justru dalam pemberitaan sebuah media online, GSVL, sapaan Wali Kota malah dituding mengintervensi Pala dalam penyaluran beras untuk rumah tangga miskin (Raskin).

Tak heran, jika GSVL mengaku kaget dengan pemberitaan itu. “Tudingan itu tidak beralasan. Saya tidak pernah mengintervensi dan menyuruh Lurah ataupun Pala untuk menekan warga dengan cara-cara seperti itu. Saya minta masyarakat jangan percaya dengan isu-isu seperti itu,” ujar GSVL di kantor Pemkot Manado Jl Balaikota Tikala, Senin (12/10) kemarin.

GSVL mengaku, pemberitaan itu ditujukan kepadanya menyusul keluhan seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken dalam pemberiataan media online tersebut, dirinya diancam Pala kalau tidak memilih nomor urut 3 tidak akan kebagian Raskin. Keluhan itu disampaikan kepada salah satu Calon Wali Kota yang saat ini masih menjabat Wakil Wali Kota Manado.

GSVL sendiri sebagai calon incumbent pada Pilkada 9 Desember berpasangan dengan Mor Bastiaan mengantongi pasangan nomor urut 3. “Sekali lagi, itu tidak benar. Bantuan pemerintah itu diberikan kepada yang berhak menerima, dan jangan dipolitisasi dan dikaitkan dengan proses politik seperti Pilkada,” pinta GSVL.

Untuk itu, dia memerintahkan jajarannya, mulai dari Camat, Lurah hingga Kepala Lingkungan (Pala) untuk mengawal penyaluran Raskin ini, dan menyalurkan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagaimana visi program Raskin ini.

“Camat saya minta mengawasi dan melaksanakan pembinaan kepada para Lurah dan Pala agar tidak melakukan tindakan bersifat politik praktis, termasuk dalam penyaluran bantuan pemerintah. Kalau warga memang berhak dibantu, tentu kita wajib membantu, jangan diancam dan mengaitkan dengan proses politik seperti pilkada,” tegas Wali Kota. (anto/smc)

 

IKLAN
loading...