IKLAN

Bantu Pemerintah Antisipasi Krisis Gula, Inkopkar Sulut OP di 152 Titik se Indonesia Timur


Sekjen Kemendag, Sri Agustina dan Ketua Umum Inkopkar Sulut, Brigjen TNI Felix Hutabarat (tengan) foto bersama di sela-sela Operasi Pasar di Pasar Bersehati, Calaca, Jumat (20/5) tadi pagi

Sekjen Kemendag, Sri Agustina dan Ketua Umum Inkopkar Sulut, Brigjen TNI Felix Hutabarat (tengan) foto bersama di sela-sela Operasi Pasar di Pasar Bersehati, Calaca, Jumat (20/5) tadi pagi

MANADO – Induk Koperasi Kartika (Inkopkar) Sulut akan menggelar Operasi Pasar (OP) menyusul saat ini gula pasir mengalami krisis pasokan hingga Juni nanti.

Sedikitnya ada 152 titik akan digelar OP oleh Inkopkar Sulut yang tersebar di Indonesia Timur hingga sampai perbatasan. Jumat (20/5) pagi tadi, Inkopkar sudah menggelar OP di dua titik di Kota Manado, tepatnya di Pasar Bersehati, Calaca dan Lapangan Ketang Baru disaksikan Sekjen Kementerian Perdagangan (Kemendag), Sri Agustina.

“OP ini dilaksanakan jelang hingga H-10 lebaran. Kota Manado pertama kami menggelar OP di dua titik,” kata Ketua Umum Inkopkar Sulut, Brigjen TNI Felix Hutabarat.

Sedikitnya 30 ribu ton stok gula pasir kristal akan dibagikan dalam OP di 152 titik yang tersebar di wilayah Indonesia Timur hingga daerah perbatasan. Setiap titik OP dijatahi satu sampai dua setengah ton dengan harga per kilo Rp14 ribu.

“Pemerintah bekerja sama dengan Inkopkar karena kami punya armada, SDM sampai Babinsa serta pengawasan ketat dalam penyaluran gula pasir dalam operasi pasar ini.” Jelas Felix.

OP ini ditambahkan, Sekjen Kemendag, Sri Agustina, sambil menunggu stok pasokan gula dari hasil panen petani. ” Jelang lebaran ini harga gula pasir di Indonesia Rp14 sampai 15 ribu. Bahkan di Jayapura Rp17 ribu per kilo. Di Manado Rp16 ribu. Nah, gula pasir di operasi pasar ini hanya Rp14 ribu per kilo,” ujar Sri. (antoreppy)

IKLAN
loading...