IKLAN

Refleksi Pra Natal, Remaja Wilayah Tareran Satu

Banyak Menuntut Penyebab Sukacita Natal Hilang


MINSEL-Hal menarik diingatkan pada Perayaan Natal Yesus Kristus remaja GMIM Wilayah Tareran Satu yaitu anak muda jangan memaksakan tuntutan kepada orang tua.

Ibadah Pra Natal Komisi Remaja Wilayah Tareran Satu di GMIM Imanuel Wiau Lapi, Minggu (6/12) (foto: Kandi/ML)

Ibadah Pra Natal Komisi Remaja Wilayah Tareran Satu di GMIM Imanuel Wiau Lapi, Minggu (6/12) (foto: Kandi/ML)

Pada refleksi Natal yang diselenggarakan Komisi Remaja Wilayah di GMIM Imanuel Wiau Lapi, dilakonkan para remaja bercerita jelas anak-anak yang terlalu menuntut.

Diceritakan pada refreksi Natal, perkembangan kehidupan remaja seperti contoh perilaku yang membandingkan kehidupan anak-anak di masa lalu dan sekarang.

Perkembangan teknologi, orang tua dipaksa anak-anak mengikuti keinginan.

Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Tareran Satu Pdt Telly Tanos Sondakh, MTh mengingatkan para remaja jauhi memaksakan tuntutan kepada orang tua.

“Menghadapi Natal, apapun yang kita minta, awali dengan doa minta kepada Tuhan, pasti  diberikan tepat waktunya sesuai kebutuhan kita.”ungkap Pdt Telly.

Ketua Remaja Wilayah Tareran Satu Vanda Rompas, SPd kepada Manadoline mengatakan ternyata menyambut Natal, remaja harus tampil penuh kesederhanaan.

Inti remaja hadirkan terang lewat persahabatan pergaulan, kalau orang tua belum berikan lewat tuntutan anak-anak, berdoa yakini itu pasti ada waktunya,”kunci Rompas. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...