IKLAN

Begini Modus Semi Pokol Berhasil Rampok & Perkosa Gadis Cantik Oknum Mahasiswi Tomohon


Semi Pokol, tersangka perkosaan mahasiswi Tomohin

Semi Pokol, tersangka perkosaan mahasiswi Tomohin

MANADO – Sepak terjang SK alias Semi Pokol (40-an) dalam kasus pemerkosaan sadis disertai perampokan terhadap Jingga (20), –nama samaran–, oknum mahasiswi cantik salah satu perguruan tinggi di Tomohon akhirnya berakhir di tangan Tim Resmob Manguni Polda Sulut.

Bagaimana kronologis Semi yang HUT kemerdekaan 17 Agustus baru-baru ini diberikan bebas bersyarat dari LP Tuminting hingga nekat mengulangi perbuatan kriminalnya?

Malam sebelum kejadian itu, korban Jingga hendak ke Manado dari Tomohon bermaksud mencari mobil Taxi Gelap. Kebetulan tersangka Semi juga saat itu sedang mengemudikan mobil Evalia hitam.

Bak sopir taxi gelap, tersangka Semi pun berteriak mengaku mengemudikan taxi gelap. Tanpa curiga, korban Jingga naik ke mobil Semi bernopol 1237. Melajulah Semi ke Manado namun sebelumnya mampir di SPBU Kakaskasen mengisi premium.

Setelah itu Semi melanjutkan perjalanan dengan penumpang oknum mahasiswi cantik tersebut. Namun ketika berada di Pineleng tiba-tiba Semi merubah arah membelokan mobil dikemudikannya ke Desa Kali hingga sampai ke perkebunan Desa Koka.

Dalam suasana yang sepi dan sunyi, korban tiba-tiba ditodong dengan pisau taji ayam. Semi kemudian mengikat kedua tangan Jingga dengan ikat pinggangnya.

Korban yang tak bisa berbuat apa-apa selanjutnya ditelanjangi dan diperkosa dalam mobil. Usai menunaikan hasrat birahinya, Semi kemudian membawa korban sampai ke Desa Koka.

Korban sendiri dalam mobil terus berdoa. Tanpa sepengetahuan Semi, korban berhasil melepaskan ikatan tangannya kemudian membuka pintu dan melompat keluar dari mobil dengan kondisi hanya mengenakan pakaian dalam dan kaos.

Warga kemudian menolong korban selanjutnya melaporkan ke polisi. Hasil penyelidikan polisi kalau Semi pelakunya terungkap ketika petugas memeriksa CCTV di SPBU Kakaskasen, tempat Semi mengisi BBM sebelum ke Manado.

Berbekal bukti itu, petugas pun menemukan Semi di perkebunan Pineleng. Di tangannya petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa kalung emas mata salib, hp milik korban dan sebuah pisau dipakai mengancam. Semi pun kini harus berurusan untuk kesekian kalinya dengan aparat berwajib. (ekaputra)

IKLAN
loading...