IKLAN

Bekasi Adopsi Program GSVL-MOR, Ini Alasan Walikota Rachmat Efendi Sambangi Manado


Walikota GSVL ketika berbicara dihadapan tokoh agama dan disaksikan Walikota Bekasi, Rahmad Efendi.(Foto:Humas)

Walikota GSVL ketika berbicara dihadapan tokoh agama dan disaksikan Walikota Bekasi, Rahmad Efendi.(Foto:Humas)

MANADO – Walikota Bekasi, DR Rachmat Efendi datang jauh – jauh dari daerahnya menyambangi Kantor Walikota Manado bersama rombongan, ternyata ingin mencari tahu program yang sangat membantu para tokoh agama di Kota Manado. Hal ini bahkan diakui Efendi dihadapan Walikota GS. Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor D. Bastiaan.

“Tingkat kerukunan umat beragama sangat tinggi disini dan kami harus akui itu. Kami termotivasi dengan program pemberian dana insentif buat seluruh tokoh agama yang ada di Kota Manado. Program ini akan saya terapkan di Bekasi,” ucapnya.

Lanjut Efendi pujian tersebut diungkapkannya karena memang selama ini angka kerukunan antar umat beragama di Kota Manado sangat tinggi dari daerah-daerah lain. Bahkan kata Efendi kerukunan di Kota Manado ini dipuji sejumlah kepala daerah.

“Saya sudah menyaksikan sendiri tingkat kerukunan di Kota Manado ini. Dan memang sangat hebat,” tukasnya.

Pujian yang dialamatkan Walikota Bekasi ini tidak serta merta membuat Walikota GSVL besar kepala. Bahkan dengan rendah hati, suami tercinta Rektor Unima, DR. Paula Runtuwene ini menuturkan, Pemerintah Kota melalui BKSAUA, FKUB serta semua pimpinan golongan agama berusaha bersama-sama untuk mewujudkan hidup aman dan damai di Kota Manado ini. Sebab menurut Walikota GSVL, dimana tidak ada perbedaan suku karena ‘torang samua ciptaan Tuhan’.

“Di Kota Manado tidak dikenal istilah suku, karena semua torang disini orang Manado. Yang ada cuma sebutan orang Jawa, Batak atau Papua, yang tinggal dan berdomisili di Manado. Sehingga yang pasti torang samua harus saling mengasihi, menolong dan baku-baku sayang,” jelas Walikota GSVL tersenyum.(MichaelCilo)

IKLAN
loading...