IKLAN

Benny, 16 Tahun Mengadu Nasib di Manado dengan Jualan Kue Tradisional di Pasar 45


Benny saat berjualan diseputaran Jumbo Swalayan sehari sebelum hari puasa  Rabu (17/6) (foto:Kandi/manadoline)

Benny saat berjualan diseputaran Jumbo Swalayan sehari sebelum hari puasa Rabu (17/6) (foto:Kandi/manadoline)

MANADO- Sejak 1999, Benny (50) berniat berjualan kue tradisional diseputaran pusat kota Manado, usaha kue tepatnya didepan Jumbo Swalayan dan toko-toko taman kota 45. Letaknya cukup strategis, karena selain berdekatan dengan pusat perbelanjaan juga banyak orang berkumpul dilokasi terebut.

Benny kepada www.manadoline.com sehari sebelum hari puasa Rabu (17/6) disela-sela kesibukannya berjualan walau rona wajah kemerahan dibawah sinar matahari dia mengungkapkan banya orang yang berlalu lalang didepan jualannya misalnya mobil angkutan dalam kota.”Kebanyakan yang berbelanja, sudah menjadi langganan saya karena hampir 16 tahun mencari nafkah untuk istri dan dua anaknya serta cucu semata wayang,”ungkap Benny dengan haru.

Tinggal di Kampung Tali Lingkungan II Kecamatan Tuminting, tak putus semangatnya walau jauh dari arah rumahnya untuk berjualan. Kue yang dipasarkan sangat lekat dengan selera masyarakat Manado yaitu kue Donat, biapong goreng, brot goreng, panada, lalampa, tolu dengan bermodalkan uang Rp 200 ribu Benny dapat menjualnya pada pagi dan sore.

SAM_0012

Melayani pelanggan, terbukti masih sekira pukul 10.00 wita jualannya tinggal sedikit (foto:Kandi/manadoline)

“Setiap pagi jatah jualan dua box dengan isian seluruhnya 200 kue, sorenya dua box lagi dengan isian lebih banyak yaitu 250-300 kue, apalagi bulan puasa seperti ini saya hanya jualan sore dengan mengelilingi pertokoan 45,”ungkapnya.

Keuntungan yang diraihpun setiap harinya mencapai Rp 200 ribu terima bersih bisa Rp 100 ribu dengan harga jualan kue Rp 5 ribu 4 kue. Salah satu pelanggan yang berbelanja Siti Indriani pada saat www.manadoline.com saat berbelanja menuturkan kue buatan pak Benny enak, harganya ekonomis dan bersih karena sudah lama dia berjualan disini.,”ungkapnya. Lumayan sedangkan,”mancari stengah mati, apalagi nda mancari,”tambah Benny. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...