IKLAN

Bentrok Pecah di Lolayan Bolmong, 7 Pemuda Diamankan Polisi


 

AKP Saiful Tammu, Kasubag Humas Polres Bolmong. (f-yoan/manadoline)

AKP Saiful Tammu, Kasubag Humas Polres Bolmong. (f-yoan/manadoline)

BOLMONG – Beberapa saat aman tawuran antar kampung (tarkam) kembali pecah di wilayah Kabupaten Bolmong, Minggu (9/8) sekitar pukul 23.00 Wita.

Bentrok tersebut melibatkan warga dua desa di Kecamatan Lolayan, yakni Tanoyan Selatan dan Matali Baru. Kisruh kedua kampung bertetangga ini diduga dipicu selisih pendapat antar dua kelompok warga tadi.

Informasi didapat pada malam itu berlangsung acara persiapan pesta penikahan siang harinya. Saat waktu menunjukkan pukul 23.00 Wita, seorang pemuda berasal dari Tanoyan Selatan, Ilil Makansi, yang berada ada di lokasi acara berjalan mencari kios. Saat berada di tikungan desa tersebut, ia berpapasan dengan kelompok warga Desa Matali Baru.

Entah apa yang menjadi penyebab, tiba-tiba mereka terlibat silang selisih hingga terjadi penyerangan yang menyebabkan yang bersangkutan (Ilil) mengalami luka sobek di bagian jari-jarinya akibat terkena benda tajam dan luka lebam di bawah mata. Suasana malam itu kembali kondusif.

Namun, malam semakin larut, sekitar puul 02.00 dinihari, warga Tanoyan Selatan memperoleh informasi bahwa kelompok warga Matali Baru sudah menduduki perbatasan Desa Tanoyan Selatan dan Mopusi. Padahal untuk dapat menguasai perbatasan tersebut warga Matali Baru harus melewati satu desa yakni Mopusi.

Mendapat informasi tersebut, kelompok warga Tanoyan Selatan coba mengeceknya. Informasi tersebut benar adanya. Sudirman Londa (20) warga Tanoyan Selatan yang berada di barisan paling depan tak jauh dari kelompok warga tadi tak menyangka ada serangan mendadak.

Akibatnya, ia mengalami luka bacok di kaki kiri dan kanan. Selain itu, kepalanya bocor di dua bagian akibat terkena gempuran batu. “Saat itu kami langsung melarikannya ke RSUD Datoe Binangkang Kotamobagu agar mendapat penanganan,” kata seorang warga.

Kondisi yang semakin memanas membuat aparat Polsek Lolayan dan Polres Bolmong langsung turun ke lokasi. Sebanyak tujuh pemuda Desa Matali Baru diamankan. Menurut Kasubag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tammu, kasus tersebut sedang dalam penanganan polisi. “Saat ini sejumlah anggota masih berjaga-jaga agar konflik tidak melebar,” ujarnya kemarin. (yoan)

IKLAN
loading...