IKLAN

Masalah Kebersihan Tak Lagi di Dinas, Ini Curhat Sopir Sampah (III)

“Berharap Dinas Kebersihan Segera Serahkan Hak Kami ke Kecamatan”


Sejumlah petugas Kebersihan se Kota Manado foto bersama Wawali, Mor Bastiaan usai penyerahan kewenangan Kebersihan dari Dinas ke Pihak Kecematan belum lama ini

Sejumlah petugas Kebersihan se Kota Manado foto bersama Wawali, Mor Bastiaan usai penyerahan kewenangan Kebersihan dari Dinas ke Pihak Kecematan belum lama ini

MANADO – Kebijakan Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wawali Manado, Mor Bastiaan (GSVL-MOR) terkait masalah petugas kebersihan cukup mumpuni.

Khusus sopir truk pengangkut sampah kini bisa lega setelah GSVL-MOR melimpahkan hak-hak petugas kebersihan ke pihak kecamatan, tidak lagi di Dinas Kebersihan Kota Manado.

“Soal jatah BBM kami, mungkin satu dari sekian masalah di Dinas Kebersihan. Tapi syukurlah sekarang sudah tidak berurusan lagi dengan Dinas Kebersihan setelah Pak Wali Kota melimpahkan tugas-tugas kami ke kecamatan,” aku Sater Bopeng, sopir truk sampah yang keseharian beroperasi di wilayah Kecamatan Wenang.

Masalah tugas kini dibawah pemerintah kecamatan, tapi soal honor menurut Sater, saat ini masih di Dinas Kebersihan. “Tapi sesuai hasil rapat bersama pak Wakil Wali Kota lalu, Oktober nanti sudah diserahkan semuanya ke pihak kecamatan. Semoga secepatnya,” kata Sater.

Dengan dilimpahkannya urusan masalah kebersihan di 11 Kecamatan, Sater mewakili teman-temannya sesama sopir truk pengangkut sampah mengaku mempunyai motivasi baru bekerja demi kenyamanan dan kebersihan Kota Manado.

“Senang, urusan kami sudah dibagi wilayah  per kecamatan. Semoga kami bekerja tidak lagi seperti yang lalu-lalu waktu di Dinas Kebersihan. Di kecamatan kami merasa diperhatikan. Semoga hak-hak kami di Dinas Kebersihan segera dilimpahkan ke pihak kecamatan,” pungkas Sater. (antoreppy)

IKLAN
loading...