IKLAN

Bermodalkan Wajah Cantik, eh…2 Gadis Ini Nekat Menipu


Terdamwa penipu ratusan juta nampak malu saat mengikuti sidang.  (Foto/saleh.manadoline.com)

Terdamwa penipu ratusan juta nampak malu saat mengikuti sidang. (Foto/saleh.manadoline.com)

MANADO— Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parsaoran Simorangkir SH menyeret dua perempuan cantik, Gia Gitasari Ruchban dan Gabriella Maria Lintang ke Pengadilan Negeri Manado. Mereka terlibat kasus penipuan terhadap Kusnadi Abdul Rahim, yang merugi Rp200 juta.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Alfi Usup SH MH, Willem Rompis SH dan Franklin B. Tamara SH MH, Senin (3/7) tadi sore menghadirkan kedua terdakwa itu, guna mendengarkan keterangan mereka, hingga terlibat penipuan tersebut.

Diketahui, peristiwa itu terjadi 25 Agustus 2014, sekitar pukul 13:00 Wita. Berawal, kedua terdakwa bersama saksi MK alias Meivi menemui korban di Pusat Kota Manado, untuk menawarkan deposito berjangka di Bank Sulut dengan keuntungan mendapatkan hadiah langsung.

Dalam pertemuan itu, kedua terdakwa bersama saksi langsung dijemput dan diajak ke BNI Kanaka untuk mnenarik uang Rp200 juta, yang nantinya, uang tersebut akan dimasukan ke Bank Sulut Cabang Manado untuk mengikuti deposito berjangka.

Gadis cantik penipu uang ratusan juta rupiah hanya bisa pasrah menjalani sidang. (Foto/saleh.manadoline.com)

Gadis cantik penipu uang ratusan juta rupiah hanya bisa pasrah menjalani sidang. (Foto/saleh.manadoline.com)

Anehnya, saat kedua terdakwa menyetor uang tersebut, korban dan saksi Meivi malah disuruh tunggu diluar. Tak berselang lama, kedua terdakwa keluar dan memberikan bukti slip setoran atas nama korban, sebagai pengguna dana deposito berjangka tanggal 25 Agustus 2014 dan bukti kwitansi dari PT Bank Sulut, untuk pembayaran deposito berjangka tertanggal 26 Agustus 2014, dengan nama penerima Vera Kaparang.

Untuk lebih memuluskan aksi penipuan itu, malam hari sekitar pukul 19.30 Wita, kedua terdakwa bersama saksi Meivi datang ke rumah korban, guna menyerahkan Bukti Sertifikat Deposito Berjangka dengan nomor rekening (001) 03 01 005789-02, beserta televisi, handphone samsung dan kue, sebagai hadiah langsung, karena korban sudah mengikuti deposito tersebut.

Aksi penipuan kedua terdakwa itu akhirnya tercium juga oleh korban. Buktinya, hanya selang sepekan, korban curiga dan mendapati kalau Bukti Sertifikat Deposito Berjangka, nomor rekeningnya tidak masuk dalam daftar rekening berjangka. Bahkan, ketika korban mengecek langsung ke Bank Sulut pun, kwitansi dengan nama penerima Vera Kaparang, ternyata nama tersebut tidak ada tercatat sebagai karyawan.

Alhasil, korban berang dan memilih melaporkan peristiwa penipuan tersebut ke kantor polisi, untuk diproses secara hukum terhadap kedua terdakwa, yang bermodalkan kecantikan untuk melakukan penipuan. (alen)

IKLAN
loading...