IKLAN

Berpangkat Perwira TNI AL, Kakak Kapolresta Manado Ini Akrab Bersama GSVL-MOR


Kolonel TNI (AL), Ronny Mandagie (tengah), kakak Kapolresta Manado, Kombes Rio Mandagie akrab bersama GSVL dan istri Paula Runtuwene saat ibadah syukuran Tahun Baru, Selasa (5/1) sore

Kolonel TNI (AL), Ronny Mandagie (tengah), kakak Kapolresta Manado, Kombes Rio Mandagie akrab bersama GSVL dan istri Paula Runtuwene saat ibadah syukuran Tahun Baru, Selasa (5/1) sore

MANADO – Ada yang menarik di sela-sela ibadah syukuran Tahun Baru keluarga Lumentut-Runtuwene bersama jemaat GMIM Elim Malalayang I Barat, Selasa (5/1) sore.

Dari sekian tamu orang penting, termasuk petinggi jemaat yang hadir, ada seorang sosok tinggi besar menjadi perhatian para undangan. Pria bertubuh tinggi kekar berkacamata minus itu duduk bersebelahan dengan calon Wali Kota Manado Incumbant, GS Vicky Lumentut.

GSVL, sapaan Lumentut pun memperkenalkan sosok tersebut, yakni kakak kandung Kombes Pol Rio Permana, Kapolresta Manado. “Beliau adalah perwira TNI Angkatan Laut.  Seorang Marinir. Namanya Ronny Mandagi. Kakak kandung bapak Kapolresta Manado. Beliau sahabat saya sudah lama, orang Komo asli,” kata GSVL dalam sambutannya memperkenalkan kepada jemaat dan undangan yang hadir.

Mandagi juga terlihat akrab bersama Mor Bastiaan, calon wakil wali kota mendampingi GSVL. Bahkan hingga sebagian tamu pamkitan, Mandagi masih setia bersama pasangan calon wali kota ‘Cerdas’ ini.

Syukuran tahun baru Keluarga Lumentut-Runtuwene bersama jemaat GMIM Elim Malalayang I Barat itu dirangkaikan juga dengan syukuran Lewi Katiandago, putra Keluarga Kantiandago-Uno yang telah menyelesaikan pendidikan perguran tinggi di Fakultas Ekonomi Unsrat.

Keluarga Kantiandago-Uno merupakan kerabat dekat GSVL sejak berapa puluh tahun silam.  “Biasanya setiap tahun di saat tahun baru, kami sekeluarga tak pernah lupa silaturahmi kepada keluarga Katiandago-Uno. Tahun ini saya merasa ada  tak lengkap. Saya berusaha mencari nomor telepon keluarga ini, dapat.  Kebetulan anak mereka mau syukuran, kami sepakat dibikin di sini. Lokasi lahan yang sudah penuh ila-ilang serta rumah panggung sudah 2 tahun tak selesai-selesai dan gelap gulita,” cerita GSVL.

Syukuran ini juga tampak dipadati warga Malalayang I Barat. Mereka rata-rata sumringah melihat langsung GSVL-MOR. Minta foto bersama sampai ucapan kegembiraan mereka berjabat tangan dengan GSVL. “Terima kasih sudah datang disini,” kata GSVL menyabutan salaman para jemaat. (antoreppy)

IKLAN
loading...