IKLAN

BI Salurkan Bantuan Kapal Pengangkut Sampah, Wisata Bunaken Digenjot


Turut hadir dalam acara ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Sulut Jhon Palandung, Kaban Kesbang Prov Sulut Edwin Silangen SE MS, Kadis Pariwisata Sulut Ir Happy Korah MSi, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir Ronald Sorongan MSi, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Peter Jacobs dan sejumlah pimpinan perbankan sulut.

Suasana BI Salurkan CSR ke pihak pengelola Bunaken melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw. Disaksikan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Sulut Jhon Palandung, Kaban Kesbang Prov Sulut Edwin Silangen SE MS, Kadis Pariwisata Sulut Ir Happy Korah MSi, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir Ronald Sorongan MSi, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Peter Jacobs dan sejumlah pimpinan perbankan sulut, (foto:Ist)

MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan terbentuknya Badan Otorita Bunaken diharapkan menjadi solusi tumpang tindih pengelolaan dan pengembangan wisata kawasan Bunaken dapat lebih terarah dan sustainable. Apalagi pihak perbankan peduli dengan menyaluarkan bantuan corporate social responsibility (CSR).

Akibat tumpang tindih pengelolaan yang terjadi selama ini, pihak-pihak yang berkepentingan mengelola kawasan ini enggan mengalokasikan dana dan masyarakat menjadi korban,”jelas Kandouw saat menerima Kapal Pengangkut Sampah dari Bank Indonesia kepada Masyarakat Bunaken di kawasan Marina Plaza, Senin (22/8).

“Saya berikan apresiasi kepada pihak BI atas kepeduliannya terhadap pengembangan sektor pariwisata khususnya pengelolaan sampah di kawasan pulau Bunaken,”lanjutnya.

Kandouw mengharapkan penyaluran corporate social responsibility (CSR) dari pihak perbankan akan lebih terarah sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi pengembangan daerah.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dr Hendar menambahkan sebagai Bank Sentral BI yang diberikan mandat menjaga stabilitas ekonomi di daerah juga memiliki tanggungbjawab dalam pengembangan ekonomi daerah.

Melalui penyerahan kapal pengangkut sampah akan mendukung pengelolaan sampah dikawasan Bunaken. Kesan yang baik dari wisatawan melalui lingkungan yang bersih tentu menjadi marketing efektif dalam mempopulerkan kawasan wisata.,”tutup Hendar. (srikandi/Hm)

Turut hadir dalam acara ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Sulut Jhon Palandung, Kaban Kesbang Prov Sulut Edwin Silangen SE MS, Kadis Pariwisata Sulut Ir Happy Korah MSi, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir Ronald Sorongan MSi, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Peter Jacobs dan sejumlah pimpinan perbankan sulut.

Bunaken Digenjot
MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan terbentuknya Badan Otorita Bunaken diharapkan menjadi solusi tumpang tindih pengelolaan dan pengembangan wisata kawasan Bunaken dapat lebih terarah dan sustainable. Apalagi pihak perbankan peduli dengan menyaluarkan bantuan corporate social responsibility (CSR).

Akibat tumpang tindih pengelolaan yang terjadi selama ini, pihak-pihak yang berkepentingan mengelola kawasan ini enggan mengalokasikan dana dan masyarakat menjadi korban,”jelas Kandouw saat menerima Kapal Pengangkut Sampah dari Bank Indonesia kepada Masyarakat Bunaken di kawasan Marina Plaza, Senin (22/8).

“Saya berikan apresiasi kepada pihak BI atas kepeduliannya terhadap pengembangan sektor pariwisata khususnya pengelolaan sampah di kawasan pulau Bunaken,”lanjutnya.

Kandouw mengharapkan penyaluran corporate social responsibility (CSR) dari pihak perbankan akan lebih terarah sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi pengembangan daerah.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dr Hendar menambahkan sebagai Bank Sentral BI yang diberikan mandat menjaga stabilitas ekonomi di daerah juga memiliki tanggungbjawab dalam pengembangan ekonomi daerah.

Melalui penyerahan kapal pengangkut sampah akan mendukung pengelolaan sampah dikawasan Bunaken. Kesan yang baik dari wisatawan melalui lingkungan yang bersih tentu menjadi marketing efektif dalam mempopulerkan kawasan wisata.,”tutup Hendar. (srikandi/Hm)

 

IKLAN
loading...