IKLAN

BJM Pukau Warga Sulut dengan Pesona Kain Pinawetengan Minahasa


Busana dengan mengunakan kain pinawetengan yang diperagakan para pragawati, Kamis (19/11)

Busana dengan mengunakan kain pinawetengan yang diperagakan para pragawati, Kamis (19/11)

MANADO-Kepedulian Benny Mamoto untuk mempromosikan budaya Sulawesi Utara tak pernah pudar.

Ini dibuktikan Benny Mamoto dengan mengelar acara “Pesona Kain Pinawetengan Minahasa” di Manado Convention Center (MCC), Kamis(19/11) malam.

Benny Mamoto saat foto bersama dengan designer asal Sulut, Thomas Sigar dan Show Director Denny Malik

Benny Mamoto saat foto bersama dengan designer asal Sulut, Thomas Sigar dan Show Director Denny Malik

Acara yang digagas Benny Mamoto selaku Ketua Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara selama 10 tahun ini, terbilang sukses dan memukau semua undangan yang hadir.

Pasalnya dalam kegiatan ini, Mamoto mempromosikan pesona kain pinawetengan lewat karya designer nasional asal Kawanua, Thomas Sigar dan Show Director yang memiliki prestasi dan reputasi di event nasional dan internasional, Denny Malik.

Kegiatan ini sebenarnya adalah titik puncak dari 10 tahun kontribusi Benny Mamoto terhadap peradaban Sulut. Sehingga pada satu titik BJM bergerak untuk membentuk yayasan yang fokus pada aktivitas kebudayaan  dan kelestarian alam.

Sementara itu Mamoto dalam sambutannya mengatakan, bahwa sudah 10 tahun ini ia tidak pernah berhenti memperkenalkam budaya Sulawesi Utara baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sudah 31 rekor muri mulai seni budaya, produk andalan daerah, kuliner, religi, sumber daya manusia dan kemasyarakatan.Rekor ini terbanyak di Indonesia dan pemecahan 7 rekor dunia seni budaya Guinness World Records,”papar Mamoto didampingi istri dan anak-anaknya. (mom)

IKLAN
loading...