IKLAN

Bukti Tegas Mor Seret ke Proses Hukum ASN Pembuat Izin Palsu di Pemkot Manado


Wawali Manado, Mor Bastiaan rapat bersama BP2T dan para instansi pengelola izin pasca temuan adanya izin palsu marak di Pemkot Manado

Wawali Manado, Mor Bastiaan rapat bersama BP2T dan para instansi pengelola izin pasca temuan adanya izin palsu marak di Pemkot Manado

MANADO — Pasca temuan marak beredar penerbitan izin palsu di sejumlah instansi Pemkot Manado membuat Wawali Kota Manado, Mor Bastiaan marah habis-habisan.

Selasa (4/10/2016) sore tak hanya BP2T Manado , instansi yang ditemukannya 12 izin dan HO palsu dikumpulkan. Sampai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado dan sejumlah instansi lain terkait pengurusan izin dimencak-mencak di ruang Toar Lumimuut.

Dengan tegas dia meminta pegawai pelaku pembuat izin dan HO di BP2T harus diseret ke proses hokum. “Ini sebagai bentuk efek jerah,” katanya.

Wawali Mor Bastiaan mencak-mencak dalam rapat bersama BP2Tterkait temuan izin palsu marak bereedar di Pemkot Manado

Wawali Mor Bastiaan mencak-mencak dalam rapat bersama BP2Tterkait temuan izin palsu marak bereedar di Pemkot Manado

Kedepan menurutnya, akan terus memperketat proses pengurusan izin di semua SKPD. “Jadi bukan hanya di BP2T. Ini demi terciptanya pemerintahan yang bersih dari KKN,” tegasnya.

Sebagai bukti ketegasan Mor agar pegawai Pemkot Manado pembuat izin palsu diseret ke proses hokum, pihak BP2T sudah melakukan MoU dengan Kejaksaan untuk menindak tegas oknum pegawai pelaku pembuat dokumen palsu tersebut.

“Kami sudah melakukan MoO dengan Kejaksaan. Ini mengantisipasi dan meredam kasus pengurusan ijin dan HO palsu,” pungkas Kepala BP2T Manado, Bismark Lumentut. (antoreppy)

IKLAN
loading...