IKLAN

Butet Disebut Tak Terlibat Dugaan Korupsi TPAPD, Kejari Tetap Proses Hukum


 

MS alias Butet saat di Kejari Kotamobagu pada 1 Juni 2015. (f-yoan/manadoline)

MS alias Butet saat di Kejari Kotamobagu pada 1 Juni 2015. (f-yoan/manadoline)

KOTAMOBAGU – Opini yang berkembang di masyarakat terkait penangganan kasus dugaan korupsi Rp 4,8 miliar Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) yang melibatkan MS alias Butet ditanggapi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu.

“Kalau ada yang bilang MS tidak terlibat dalam kasus korupsi TPAPD, itukan opini mereka. Yang jelas kita lebih tahu karena kita yang melakukan penyelidikan,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Ivan R. Bermuli SH, Senin (8/6).

Masih menurut Kasi Pidsus saat ini berkas mantan Bupati Bolmong dua periode itu berkasnya telah dinyatakan lengkap atau P21 usai dilakukan penyelidikan. “Tanggapan elemen masyarakat terkait Butet sah-sah saja, namun yang pasti proses hukumnya tetap berjalan,” tambah dia.

Kasus dugaan korupsi TPAPD mantan Bupati Bolmong dua periode ini, sejak tahun 2013 telah ditetapkan P21 oleh penyidik kejaksaan. Hasil petunjuk dalam hasil penyelidikan penyidik Polres Bolmong telah memenuhi kelengkapan dalam berkas yang diminta. Namun sejak ditetapkan P21 pada 2013 baru Senin 1 Juni 2015 baru diserahkan oleh penyidik polres. (yoan)

IKLAN
loading...