IKLAN

Dapat Ilmu dari Ketua BPK, GSVL Ajak Jajaran SKPD Komitmen Raih WTP Tahun Ini


Wali Kota Vicky Lumentut saat mengajukan pertanyaan kepada Ketua BPK Harry Azhar saat Rakor di Gorontalo Senin (16/2)

Wali Kota Vicky Lumentut saat mengajukan pertanyaan kepada Ketua BPK Harry Azhar saat Rakor di Gorontalo Senin (16/2)

GORONTALO—Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, salah satu kepala daerah dari kabupaten/kota dari 3 Provinsi se Indonesia Timur (Sulut, Gorontalo dan Malukut Utara) yang diundang menghadiri Rakor BPK RI di Gorontalo, Senin (16/3) kemarin.

Banyak ilmu yang didapati dari rakor bertemakan Optimalisasi Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BKP-RI itu.

Tak heran, GSVL, sapaan akrab Wali Kota ini mengajak kepada semua SKPD di jajaran Pemkot Manado untuk terus semangat menyelesaikan rekomendasi temuan-temuan BPK agar tidak ada risiko hokum.

“Saya berharap semua SKPD menyelesaikan temuan sebagaimana direkomendasikan BPK. Kalau sampai batas waktu ditentukan tidak ada perbaikan, kita harus berhadapan dengan proses hukum,’’ kata GSVL menyampaikan hasil rakor itu di sela-sela Musrembang di Kecamatan Bunaken siang tadi.

Kepada wartawan di Gorontalo usai menghadiri rakor yang turut dihadiri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Gubernur Sulut SH Sarundajang dan Ketua Komisi 11, Fadel Muhammad tersebut, GSVL berharap, apa yang telah disampaikan Ketua BPK RI, Dr. H. Harry Azhar Azis, M, Pemkot Manado kedepan bisa meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). “Tentu ini butuh komitmen kita semua. Bagaimana nanti kita transparan terhadapan tata kelolaan keuangan. Harapan kami bisa meraih WTP,’’ tandas GSVL.

Sementara itu, tujuan Rakor tersebut menurut Ketua BPK Harry Azhar Azis, mendorong Pemda agar lebih optimal menindaklanjuti temuan BPK dalam mendorong tata kelola keuangan yang transparan.

“BPK akan pro aktif. Pemda juga kami minta pro aktif dan profesioanal menindaklanjuti rekomendasi kami. Saya berharap semua pemda tahun ini raih WTP. Kalo Pemda bisa 90 persen dapat WTP, wah…lebih hebat dari pemerintah pusat,’’ tegas Harry Azhar sembari menyinggung KPK, Polri dan Kejaksaan. “KPK, Polri, Kejaksaan jangan main-main ambil alih temuan BPK. Mereka tidak dibawa kendali BPK tapi hanya bersifat kerjasama,’’ pungkasnya. (anto reppy)

IKLAN
loading...