IKLAN

CERITA SEORANG GEMBALA MUDA 'DIUTUS' CALON WAWALI MANADO

Dengar Pinangan GSVL, Mor Belum Bersedia, Pilih Berdoa dan Minta Restu Keluarga


MANADO – Mor Dominus Bastiaan, hampir lima tahun menghilang dari dunia perpolitikan. Suami tercinta Imelda Marcus ini banyak memfokuskan diri di kerohanian. Meski begitu, jiwa politik sosok berlatar belakang pengusaha sukses ini masih tersingkap dalam benak masyarakat Kota Manado. Mor adalah legislator Manado 2 periode. Pernah menjabat Wakil DPRD Kota Manado.

image

Mor Bastiaan, bakal calon Wakil Wali Kota Manado dari Partai Demokrat

Selama mengemban wakil rakyat, karier Mor di politik tak ada cacat. Justru masyarakat masih mengingat jelas perjuangannya membawa aspirasi masyarakat termarmarginal dari sentuhan pemerintah untuk diperjuangkan lewat lembaga legislatif. Kader-kader Partai Demokrat (PD) Kota Manado sampai saat ini masih banyak binaan dan produk Mor saat dirinya dipercayakan sebagai Ketua DPC PD Manado.

image

Mor Bastiaan bersama keluarga tercinta

Inilah menjadi salah satu pertimbangan DPP PD memilih Mor harus mendampingi Ketua DPD PD Sulut, GS Vicky Lumentut sebagai pasangan bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) di Pilkada Manado, 9 Desember mendatang ketimbang calon lain. Strategi DPP ‘memvirusi’ Mor agar terjun lagi ke dunia politik sebagai Wawali membuahkan hasil.

Konon, sejumlah kader-kader PD Manado saat ini spontan merapatkan barisan, bersatu tekad memenangkan pasagan GSVL Once MORe (Jargon Pasangan GSVL-Mor) untuk memimpin ibukota Provinsi Sulut lima tahun kedepan. Tapi, tak ada yang tahu reaksi Mor, yang selama ini diketahui ogah lagi berurusan dengan politik ketika mendengar dirinya direkomendasi DPP sebagai balon Wawali mendampingi GSVL?

image

Aktif di kerohanian. Mor Bastiaan (paling kiri) saat ibadah bersama GS Vicky Lumentut, calon Wali Kota dari Partai Demokrat bersama istri mereka saat ibadah di jemaat GPiD Samrat tadi pagi

Jika orang lain merasa sumrigah, tapi tidak bagi Mor. Dirinya hanya santai, bahkan justru terkesan cuek mendengar kabar itu. “Ahh, kita nintau. Kita diI rumah ini dengan keluarga, bukan di Jakarta. Ngoni (wartawan, red) yang lebe tau itu konstalasi politik,” ujar Mor yang saat ini sebagai Gembala Muda di jemaatnya kepada wartawan manadoline saat dihubungi malam detik-detik SK akan diterbitkan pada subuh harinya.

Mor sendiri kabarnya sudah mendapat kabar melalui telepon dari Jakarta kalau dirinya salah satu kandidat akan direkom DPP mendampingi GSVL. Dirinya tidak langsung mengiyakan. Justru sebaliknya dia memilih berdoa meminta petunjuk Tuhan. Dia juga menceritakan sekaligus memohon izin kepada keluarganya tentang proses yang terjadi di DPP terkait calon Wali Kota dan Wawali Manado. “Ini amanah yang harus dijalankan demi masyarakat Kota Manado. Dan ini sudah perintah partai. Untuk sekarang saya serahkan kepada seluruh masyarakat Kota Manado,” pungkas politisi low profile ini. (antoreppy)

IKLAN
loading...