IKLAN

Dewan Prihatin Sekolah di Manado Gunakan Ruko


Ketua Komisi D DPRD Kota Manado, Apriano Saerang.

Ketua Komisi D DPRD Kota Manado, Apriano Saerang.

MANADO – Ketua Komisi D DPRD Kota Manado Apriano Saerang, menyoroti sejumlah sekolah di Kota Manado yang masih menggunakan rumah toko (Ruko). Menurutnya, standar utama untuk sebuah sekolah adalah fasilitas gedung.
“Menggunakan ruko sebagai fasilitas utama sekolah apalagi sampai proses belajar-mengajar pun itu dilakukan di ruko, sangat tidak pantas. Anda tau sendiri ruko itu peruntukkannya adalah bisnis bukan sekolah,” kata Saerang.
Sarang yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan kalau penggunaan ruko hanyan untuk sementara waktu, masih diperbolehkan tapi kalau sudah membuat ruko tersebut paten untuk sekolah tidak dibenarkan. Dirinyapun meminta pihak Diknas Kota Manado untuk serius terhadap sejumlah sekolah yang hanya menggunakan ruko.
“Jangan ada lagi alasan – alasan klasik yang mengatakan tidak ada lahan untuk pembangunan gedung sekolah. Sebab, kondisi saat ini sangat memprihatinkan bagi anak – anak. Kita lihat sekarang ini, sekolah – sekolah muncul di ruko. Aktivitas ruko yang dekat dengan pusat bisnis, sangat menganggu anak-anak untuk belajar,” tegasnya.
Ketua Komsi D yang membidangi pendidikan ini juga berharap, agar Pemkot Manado benar – benar serius dan berkomunikasi dengan pihak sekolah dan DPRD terkait keberadaan sekolah.
“Aturanya, sekolah wajib memiliki lahan untuk fasilitas sekolah. Perlu juga dilakukan pengecekan, apalagi ada sekolah dengan fasilitas ruko di dua tempat yang berbeda,” terangnya.
Diketahui, salah satu sekolah di Manado seperti SMK Gloria menggunakan ruko di Kawasan Boulevard sebagai aktivitias sekolah. Tidak hanya itu, ternyata sekolah ini juga memiliki juga sekolah yang juga ruko di kawasan Sario. (christian)

IKLAN
loading...