IKLAN

Di Jakarta, Gubernur Olly Juga Kunjungi Keluarga Korban Penyanderaan Abu Sayyaf Asal Sulut


MANADO-Terkait korban penyanderaan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilakukan kelompok radikal Abu Sayyaf di Filipina Selatan. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey secara intens temui 3 korban.

Gubernur Olly saat berada di kantor Kementerian Luar Negeri Retno Lestari Priansari. Olly didampingi Kejati Sulut Muh Teuku Syahrizal, SH, dalam mendiskusikan isu-isu strategi serta upaya sinergitas antara Pemprov Sulut dengan Kementerian.Turut serta dalam pertemuan dan tatap muka diantaranya Kaban Penghubung Dr F Rotinsulu, Karo Umum Pemprov Sulut, Jemmy Ringkuangan, AP,Msi, Karo Pemerintahan dan Humas Pemprov Sulut, Dr Jemmy Kumendong,Msi, Kabag Humas dan Protokol Pemprov Sulut, Drs Roy RL Saroinsong,SH,

SERIUS: Gubernur Olly saat berada di kantor Kementerian Luar Negeri bertemu Menteri Retno Lestari Priansari. Olly didampingi Kejati Sulut Muh Teuku Syahrizal,  Kaban Penghubung F Rotinsulu,  Karo Umum Pemprov Jemmy Ringkungan, Karo Pemerintahan dan Humas Jemmy Kumendong, Kabag Humas dan protokol Roy Saroinsong. Berdiskusi isu-isu strategi serta membahas soal penyanderaan WNI termasuk 3 korban asal Sulut, Kamis (31/3)

 

Pasalnya, diketahui dari 10 WNI 3 diantaranya warga Sulut. Sebelumnya, Rabu (30/3) Gubernur temui keluarga Julian Philip warga Sasaran Tondano Utara, Minahasa jadi korban penyanderaan oleh kelompok tersebut di perairan Filipina.

Kali ini tepat Kamis (31/3) pagi tadi, Olly kunjung keluarga korban di Bilangan Jakarta Utara, tepat sehari berkunjung kepada korban di Tondano.

Yakni Alvian Elvis Repi di kawasan Tanjung Priuk dan diterima kerabat korban Syane Repi dan didampingi Isteri Youla Lasut (28), dan Anak-anak Viola Repi (2), Zefanya Repi (3).

Keluarga korban penyanderaan diantaranya tingga di Sasaran Tondano dan warga Sulut yang berada di Jakarta saat ditemui Gubernur kemarin dan pagi tadi Kamis (31/3)

PRIHATIN: Keluarga korban penyanderaan diantaranya tinggal di Sasaran Tondano dan warga Sulut yang berada di Jakarta saat ditemui Gubernur kemarin dan pagi tadi Kamis (31/3)

“Kita empati dan tindak tegas penyanderaan di Filipina, keluarga korban tetap tabah dan berserah kepada Tuhan atas musibah ini. Pemprov menunggu langkah dan upaya Pemerintah RI,”jelas Gubernur.

Sebelu temui keluarga korban, Gubernur Olly temui Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta dan pihak Menteri Luar Negeri Filipina, berkoordinasi soal kasus penyanderaan.

Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan terus bekerja keras dan berkoordinasi untuk menyelamatkan 10 WNI apalagi 3 diantaranya warga Sulut.

Diketahui penyanderaan 10 WNI terjadi sejak Sabtu, 26 Maret 2016 lalu, terjadi saat kapal dalam perjalanan mengangkut batu bara dari Sungai Puting, Kalimanatan Selatan, menuju Batangas, Filipina Selatan. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...