IKLAN

Dibalik Kecelakaan AWI, Sesama Anggota DPRD Kota Manado Saling Sindir


Abdul Wahid Ibrahim yang dirawat di RS Prof Kandow Malalayang, dijenguk sejumlah teman anggota DPRD Kota Manado.

Abdul Wahid Ibrahim yang dirawat di RS Prof Kandow Malalayang, dijenguk sejumlah teman anggota DPRD Kota Manado.

MANADO – Baru setahun menduduki kursi anggota DPRD Kota Manado, tidak langsung membuat niat Abdul Wahid Ibrahim memiliki mobil. Kesehariannya dalam beraktivitas bahkan ketika harus bekerja sebagai wakil rakyat dengan menggunakan motor, membuatnya harus menjalani perawatan di RS Prof Kandou Malalayang.

Menjadi sorotan publik karena hanya bermodalkan sebagai tukan ojek ini, AWI sapaan akrab kader Partai Amanat Nasional ini melenggang mulus ke gedung Tikala, markasnya para wakil rakyat Kota Manado.

Minggu (20/09), menjadi hari naas bagi dirinya. Dengan motor dirinya bersama istri harus mengalami kecelakaan di jalan trans Sulawesi, ketika hendak menghadiri acara keluarga di Desa Tiniawangko Minahasa Selatan.

Meski kondisi pasangan suami istri ini sedang mendapat perawatan serius dari pihak RS Prof Kandou Malalayang, ternyata kecelakaan keduanya menyimpan kisah harus bagi Awi bersama sesama kerabatnya di DPRD Kota Manado.

Hal tersebut terungkap, ketika sejumlah anggota DPRD Kota Manado, menjengguknya yang terbarik menahan sakit akibat luka yang dapatkannya dalam kecelakaan tersebut.

Menurut infomasi yang didapat, AWI sempat mengungkapkan niatnya untuk meminjam mobil dinas kepada rekannya sesama Komisi D, namun tidak diijinkan dan dirinya pun langsung memutuskan tetap menggunakan motor, akhirnya dirinya bersama istrinya mengalami kecelakaan di Desa Blongko.

“Pak Awi sempat meminjam mobil dinas kepada temannya di Komisi D, namun tidak diijinkan dan mungkin saja mobil tersebut sedang digunakan. Kesederhaaan Pak Awi, dirinya tanpa rasa malu tetap menggunakan motor menuju Minsel,” ungkap kerabat Pak Awi.

Sontak saja, kisah ini menjadi perbincangan serius sesama anggota dewan, sehingga saling sindirpun terjadi terhadap pemengang mobil dinas Komisi tersebut.

“Pak Awi tidak bersuara kepada saya untuk meminjam mobil, kalau ada pasti saya pinjamkan,” ungkap legislator Manado yang meminta namanya tidak dipublish. (christian)

IKLAN
loading...