Dibuka 15 Maret Mendatang, ‘Manado Street Food’ Jadi Tempat Wisata Kuliner Primadona

MANADO – Kawasan Pecinan (Kampoeng Cina), tepatnya di sepanjang Jalan S Parman Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, tidak lama lagi akan ramai dikunjungi warga.

Pasalnya, pada 15 Maret mendatang, secara resmi akan dibuka tempat wisata kuliner yaitu ‘Manado Street Food’. Yang mana, program ini sudah lama digagas Walikota Manado GS Vicky Lumentut bersama Wakil Walikota Mor D Bastiaan.

Diketahui, lokasi kuliner itu saat ini sedang ditata oleh Pemerintah Kota Manado bekerja sama dengan ASITA Sulut, yang tertuang dalam MoU menciptakan Destinasi Kuliner baru yaitu Manado Street Food.

Nantinya, dengan kehadiran Manado Street Food ini, akan menjawab banyaknya permintaan wisatawan mancanegara maupun lokal, yang sangat tertarik dengan kuliner khas Manado.

“Rencananya akan dibuka pada 15 Maret 2019 mendatang. Dan saat ini sementara ditata agar menarik untuk dikunjungi wisata dengan ciri khas Kampoeng Cina seperti pemasangan lampion, pembuatan gerbang, dan penyedian sarana publik, seperti toilet, listrik, dan air bersih,” tukas Walikota Vicky Lumentut melalui Kabag Pemerintahan dan Humas Sonny Takumansang.

Lanjutnya, aktifitas kulinernya dilakukan pada malam hari. Pemerintah Kota Manado melalui instansi terkait, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta SatPol PP dan Kecamatan Wenang siap mengawal dan mewujudkan kegiatan tersebut sehingga menjadi salahsatu Destinasi unggulan di Kota Manado.

Sementara, Kadis Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu mengatakan bahwa Manado Streed Food bakal menjadi primadona baru dalam wisata kuliner.

“Selain menjawab permintaan turis mancanegara, sejatinya Streed Food sudah menjadi bagian dari kehidupan berbudaya, dengan mengusung konsep kerakyatan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan harga terjangkau menjadikan kegiatan mencicipi street food berpadu menjadi satu sinergi yang tidak terpisahkan,” terang Lenda. (swb).

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020