Diduga Libatkan Tim Sukses, FPG Pertanyakan Bantuan Sembako dari Pemprov Sulut

MANADO-Pembagian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 oleh Pemprov Sulut bersumber dari APBD, dipertanyakan oleh Ketua Fraksi Golkar Fraski Mokodompit.

Raski Mokodompit

Karena diduga saat pembagian bantuan tersebut melibatkan tim sukses menggunakan kaos bertuliskan ODSK  2020-2025.

Diakui Mokodompit, persepsi masyarakat jadi berpikir inilah alasannya kenapa Pemprov enggan melibatkan instrumen pemerintah di Kabupaten/Kota.

“Dalam kondisi sekarang ini Janganlah kita manfaatkan  untuk kepentingan pribadi. Kalau mau menggunakan Tim Sukses saat  membagikan bantuan, jangan gunakan bantuan dari APBD,” tegas Mokodompit.

Lanjut dia, dengan adanya wabah dari Covid-19 banyak partai politik serta perorangan yang memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk aksi kemanusiaan dan itu sah saja, tapi menggunakan uang pribadi, bukan dengan anggaran Pemerintah.

“Untuk itulah saya mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk ikut mengawasi bantuan dari pemerintah agar tidak disalahgunakan. Dan jangan jadikan APBD untuk pencitraan diri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial provinsi Sulut Rinny Tamutuan, membantah jika saat penyaluran bantuan sembako yang diberikan Pemprov melalui Dinsos melibatkan tim sukses.

“Saat pembagian sembako semua adalah ASN dan semua pakai seragam ASN. Saya tidak tahu ada yang menggunakan atribut parpol,” ucap Kadis Sosial saat dikonfirnasikan usai rapatrapat pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2019.(mom)

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020