Dinas PM-PTSP Sulut Genjot Kab/Kota Penyeragaman ‘Planning Sharing Mapping’

(Kepala Dinas PM-PTSP Sulut Henry R.W Kaitjily, SH didampingi jajaran saat press conference usai Rakor di Hotel Ibis Manado, Jumat (9/3/2018) (foto:kandi/ML)

MANADO– Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Sulawesi Utara (Sulut) Henry R.W Kaitjily, SH mengatakan penyeragaman dengan Kabupaten/Kota penting.

Hal ini terungkap pada rapat koordinasi (Rakor) PM-PTSP Kabupaten/Kota se-Sulut di Hotel Ibis Manado, Jumat (9/3/2018) sore.

Membangun sinergitas melangkah bersama.”Intinya Rakor ini bukan seremoni. Dinas PM-PTSP kita sepakati membuat penyeragaman dengan Kab/Kota harus paham planning, sharing mapping (perencanaa, pembagian, pemetaan) bersama karena itu awal investasi,”jelas Kaitjily usai Rakor kepada sejumlah wartawan.

Lebih jauh Kaitjily menambahkan langkah awal untuk bagaimana meningkatkan pelayanan secara cepat, muda dan transparan agar Provinsi, Kab/Kota punya mapping yang sama dan potensi yang jelas.

“Pola dan secara teknisnya harus sama. Pelayanan publik Kab/Kota mengurus perijinan akan sama, tidak beda misalnya mengurus dokumen diolah, prosesnya diberikan izin alurnya harus sama dan sudah disepakati, menunjukan desain yang sama,”pungkasnya sembari mendukung pemerintah membangun sinergitas melangkah bersama menuju Sulut Hebat.

Sebelumnya Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen saat membuka Rakor mengingatkan, jajaran dinas PM-PTSP Provinsi maupun Kab/Kota agar memberikan standarisasi perizinan efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Standarisasi yang baik diperlukan karena sektor penanaman modal dan pelayanan perizinan merupakan sektor pendorong kemajuan pembangunan bangsa.

Dinas penanaman modal harus mendukung penciptaan iklim investasi kondusif, mencegah korupsi kolusi dan nepotisme,”tutur Silangen.

Penguatan sinergitas kerja dan pemahaman antar dinas PM-PTSP se-Sulut diperlukan agar tercipta pelayanan perizinan dan iklim investasi yang baik dapat terwujud,”jelasnya. (srikandi)