IKLAN

Disini Pusat Gempa Berkekuatan 6,6SR Guncang Sulut Tadi Pagi


image

MANADO – Warga Manado, dan Sulut umumnya pagi tadi tiba-tiba dikaget dengan gempa. Masyarakat terpaksa berhamburan keluar rumah. Data BMKG, gempa bumi tersebut berkekuatan 6,6 SR berada di laut dengan kedalaman hiposenter 58 km pada jarak 126 km barat laut Kota Ternate atau 131 km timur Kota Bitung.

Gempa tersebut terjadi sejak pulul 02.15 Wib. BMKG langsung melaporkan kejadian gempa kepada Posko BNPB dan masyarakat. Tidak ada potensi tsunami.

Meskipun gempa tektonik cukup besar dan berada pada kedalaman dangkal namun tidak mempunyai energi yang cukup untuk membangkitkan tsunami.

“Sumber gempa berasal dari pertemuan lempeng Filipina dari arah timur dan lempeng Eurasia dari arah barat sehingga terjadi penyesaran naik. Di daerah laut ini sering terjadi gempa karena pergerakan kedua lempeng aktif,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Menurutnya, masyarakat di sekitar pusat gempa merasakan guncangan yang cukup keras seperti di Kota Ternate, Kota Bitung, Kota Manado, dan Halmahera Barat selama kurang lebih 5-10 detik.

Sementara masyarakat Tondano dan Tomohon Sulawesi Utara merasakan guncangan sedang. “Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa. BPBD masih melakukan pemantauan dampak gempa,” katanya.

Diperkirakan dampak gempa tidak akan merusak secara luas. Berdasarkan hasil analisis peta guncangan (shakemap), dampak gempa bumi ini menimbulkan guncagan pada skala intensitas di Ternate III – IV MMI (II SIG BMKG), di Halmahera Barat III – IV MMI (II SIG BMKG), di Kota Bitung III-IV MMI (II SIG BMKG), Kota Manado III – IV MMI ( II SIG BMKG), Tondano II-III MMI (II SIG BMKG), dan Tomohon Sulawesi Utara II MMI (I SIG BMKG). Artinya hanya tingkat sedang. Umumnya gempa dengan kekuatan lebih dari VI MMI yang menyebabkan kerusakan bangunan.

“BMKG melaporkan hingga pukul 06.00 Wib telah terjadi dua kali gempa susulan (aftershocks) sebanyak 2 kali  dengan kekuatan M=4,3. Masyarakat tetap waspada dan sebagian berada di luar rumah.  Kondisi masyarakat tetap normal,” tutup Sutopo. (antoreppy/*)

IKLAN
loading...