IKLAN

Disparbud Ajak Seluruh Warga Ikut Lestarikan Aset Pariwisata Kota Manado


Hendrik Warokka

Hendrik Warokka

MANADO— Destinasi wisata yang tersebar di Kota Manado salah satu jadi ikon kebanggaan warga Nyiur Melambai. Tak heran jika Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus memoles dan mempromosikan sejumlah lokasi wisata untuk dijual ke luar daerah bahkan luar negeri.

Inilah kerja keras yang dilakukan Disparbud Kota Manado untuk menjaga asset wisata yang dimiliki Manado. Meski begitu, butuh juga pihak-pihak swasta dan andil seluruh lapisan dalam melestarikan potensi-potensi wisata yang tersebar di Sulut ini.

“Ketika potensi pariwisata yang ada di Manado tidak ikut mendapat perhatian seperti dijaga oleh masyarakat setempat, tentunya apa yang diupayakan Pemkot Manado akan sia-sia.’’ Ujar Kadisparbud Manado, Hendrik Waroka, Rabu (28/1) sambil mencontohkan, situs sejarah Veldbox di bukit Pinaesaan Kelurahan Komo Luar, kini telah hancur akibat aktifitas pengerukkan bukit.

Pulau Bunaken, salah satu maskot Dunia Pariwisata Sulut

Pulau Bunaken, salah satu maskot Dunia Pariwisata Sulut

Sementara, situs sejarah itu telah masuk dalam data Disparbud Manadoyang perlu dijaga dan dilestarikan. “Kejadian itu menjadi pengalaman kita semua, agar perlu ada keseriusan semua elemen terkait, agar tidak ada lagi situs sejarah atau potensi pariwisata terabaikan,” ungkap Warokka.

Makanya situs sejarah Disparbud akan lakukan penataan dan pemberian tanda agar tidak lagi diganggu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Kita akan lebih ketat mengawal dan menjaga situs sejarah. Tapi kami juga berharap masyarakat bisa menjaga dan melstarikan bersama-sama. Situs budaya dilindungi UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.’’ Tegasnya (adv/anto reppy)

IKLAN
loading...