IKLAN

DPRD Manado: Pending SE Camat Tuminting Mohede!


Sejumlah wraga Kampung Bobo Karang Ria saat membawakan aspirasi di DPRD Manado terkait kisruh lahan tempat tinggal mereka, Rabu (21/1) kemarin

Sejumlah wraga Kampung Bobo Karang Ria saat membawakan aspirasi di DPRD Manado terkait kisruh lahan tempat tinggal mereka, Rabu (21/1) kemarin

MANADO—Ketidakjelasan status kepemilikan tanah dalam area SHM no 91; SHM No 92; SHM No 94; dan SHM no 96 yang diklaim milik keluarga Karema-Wala menyusul aksi demo warga mengaku sudah bertahun-tahun menempati lahan tersebut yang enggan direlokasi ke wilayah Pangian Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Daratan membuat DPRD Manado meminta untuk segera mempending Surat Edara (SE) Camat Tuminting, Welly Mohede.

“Selama masalah ini belum jelas status hukumnya, kami minta masyarakat untuk sementara tetap tinggal disitu karena SE ini tidak jelas. Prlu diklarifikasi lagi,’’ tegas Benny Parasan didampingi legislator lain dapil Tuminting-Bunaken masing-masing Sonny Lela, Raynaldo Heydemans, Mona Kloer dan Fatma Bin Syech Abubakar saat menerima aspirasi warga mewakili 360 KK yang selama ini tinggal di Kampung Bobo Kelurahan Karang Ria, Rabu (21/1) kemarin.

“Masyarakar tidak usah takut. Kami siap memfasilitasi aspirasi kalian untuk mencari kebenaran yang sebenarnya. Kalian juga ada perlidungan HAM,’’ tandas Kloer, srikandi termuda di DPRD Manado.

Akan halnya Heydemans yang mengaku pernah tinggal di wilayah tersebut ketika Opanya masih menjabat Kumtua beberapa puluh tahun silam. “Saya tahu sengketa tanah ini. Tapi ada baiknya kita selesaikan masalah ini dengan duduk satu meja sama-sama mendengarkan keterangan dari pihak eksekutif terkait,’’ katanya.

Lima anggota DPRD Manado saat menerima aspirasi warga Kampung Bobo

Lima anggota DPRD Manado saat menerima aspirasi warga Kampung Bobo

Sekadar diketahui, berdasarkan SE Camat Mohede, ratusan KK itu dideadline hingga 31 Januari segera pindah ke Pandu. Biaya angkutan dan pembongkaran bangunan akan ditanggung keluarga Karema-Wala. Di lokasi baru di Pandu, warga kampung Bobo ini sudah disediakan lahan tempat tinggal berukuran 60 meter persegi (10 m x 6 m) yang akan menjadi milik sendiri.

Tanggal 1 sampai 5 Februari, barang-barang milik warga kampung Bobo akan segera diangkut ke lokasi tempat tinggal baru di Pandu yang biayanya akan ditanggung Keluarga Karema-Wala. Khusus warga yang sudah membuat surat pernyataan siap pindah, langsung difasilitasi pemerintah Kecamatan Tuminting dan Bunaken Darat untuk mendirikan bangunan. Termasuk pengukuran kintal dan dibuatkan surat kepemilikan untuk diproses hibah dari Keluarga Karema-Wala oleh BPN Manado. “Jadi masalah ini dewan akan kaji lagi bersama semua pihak yang terlibat agar jelas. Yang pasti kami sebagai wakil rakyat akan tetap membela rakyat,’’ tandas Heydemans. Rencananya dengar pendapat terkait masalah tanah Kam;pung Bobo ini akan dilanjutkan Senin pecan dengan dengan menghadirkan Camat Tuminting Welly Mohede. (anto reppy)

IKLAN
loading...