IKLAN

Fasilitas Penunjang Objek Wisata Monumen Trikora dirusak Orang


WC Umumdi lokasi objek wisata Monumen Trikora yang dirusak orang (Kiri dan kanan bawah), Christianto Janis, SH (kanan atas)

WC Umumdi lokasi objek wisata Monumen Trikora yang dirusak orang (Kiri dan kanan bawah), Christianto Janis, SH (kanan atas)

BITUNG-Salah satu fasilitas publik di lokasi objek wisata Monumen Trikora, Kelurahan Batu Lubang Kecamatan Lembeh Selatan-Kota Bitung, yang telah dirusak orang, terkesan hanya dibiarkan oleh pihak Pemerintah.

“Kami sangat mengharapkan ada perhatian serius dari Pihak Pemerintah Kota Bitung terkait dengan salah satu fasilitas publik yang berada di lokasi objek wisata Monumen Trikora, yakni WC umum, yang telah dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab,” ujar Christianto Janis, SH, warga Lembeh, Rabu 10/2).

Pulau Lembeh khususnya Monumen Trikora telah menjadi salah satu tujuan wisatawan Manca Negara dan Domestik, harusnya mendapat perhatian serius dari pihak Pemerintah, apalagi pembangunan tersebut mempergunakan uang negara. Tentunya semua fasilitas yang berkaitan dengan Monumen Trikora diperhatikan, dijaga dan diperbaiki apabila ada yang telah rusak atau dirusak orang.

“Monumen Trikora menjadi salah satu sumber PAD dan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat yang perlu diberdayakan karena memiliki nilai historis, bagaimana wisatawan bisa betah ditempat tersebut jika fasilitas penunjang telah dirusak orang sekitar tahun 2014 dan terkesan terjadi pembiaran oleh Pemerintah Kota Bitung khususnya Kelurahan dan Kecamatan,” katanya.

“Sangat disayangkan jika pembangunan Monumen Trikora dan fasilitas penunjang yang telah menghabiskan uang negara sampai ratusan juta, bahkan mungkin Milyaran rupiah, menjadi mubazir alias tidak berguna, itu sama dengan pemborosan uang negara,” pungkas Janis yang berprofesi sebagai Pengacara di Kota Bitung. (jones)

IKLAN
loading...