IKLAN

Gaghana Dipecat, Makagansa Pimpin PDIP Sangihe


SANGIHE- Akhirnya Wakil Bupati Sangihe, Djabes Gaghana menyatakan diri keluar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal ini ia sampaikan ketika DPD PDIP Sulut, Jumat (19/8) memanggilnya untuk melakukan klarifikasi dengan isu yang berkembang selama ini.

Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama pengurus DPD saat melaksanakan konsolidasi

Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama pengurus DPD saat melaksanakan konsolidasi

Kepada wartawan, Gaghana menyatakan hidup ini harus punya pilihan. ” Meskipun berat harus saya lakukan. Memang benar untuk Pilkada Sangihe saya sudah mendaftar di Golkar dan hari ini di Partai Gerindra,” tutur Gaghana usai melakukan klarifikasi dengan pimpinan DPD PDIP Sulut.

Gaghana mengakui juga jika langkah yang ia ambil ini sudah siap dengan resiko apa pun akan diterima. ” Sangsi berat apa pun seperti pemecatan siap saya terima. Meskipun itu harus melewati mekanisme partai,” tegas Wakil Bupati dua periode ini.

Karena sudah mendaftar di Partai Lain, Gaghana telah pamitan dan menyampaikan banyak terima kasih kepada PDIP yang sudah membesarkannya. ” Saya sebagai kader PDIP sudah 20 tahun dan pimpinan partai 16 tahun. Tapi itulah hidup ini harus punya pilihan,” aku Gaghana lagi.

Bupati Sangihe, H R Makagansa ketika menghadiri konsolidasi di kantor PDIP Sulut

Bupati Sangihe, H R Makagansa ketika menghadiri konsolidasi di kantor PDIP Sulut

Sementara itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw yang ikut hadir dalam konsolidasi PDIP khususnya masala Sangihe.

Di kantor DPD PDIP Sulut, Kandouw menjelaskan bahwa Konsolidasi ini dilakukan, karena mereka ingin melakukan klarifikasi ke Jabes Gaghana terkait pendaftarannya di partai lain.

Dan ternyata,Gaghana membenarkan isu tersebut. Maka sesuai mekanisme partai ada sangsi yang harus ia terima yaitu pemecatan dan memberhentikannya sebagai Ketua DPC PDIP Sangihe.

” Dan DPD PDIP Sulut Telah mengusulkan ke DPP untuk menunjuk H R Makagansa sebagai pelaksana tugas Ketua DPC PDIP Sangihe,” ungkap Kandouw.

Masih menurutnya, pengurus PAC PDIP Sangihe yang ikut hadir dalam konsolidasi menyatakan tetap solid dan militansi kepada partai. ” Siapa pun yang ditunjuk DPP, semua pengurus PAC mendukung penuh. Jika ada pengurus yang ikut dengan Jabes dan memasang bendera itu hanya oknum saja,” tegas Kandouw.

” Pak H R Makagansa adalah pengurus DPD PDIP Sulut dengan jabatan wakil ketua, jadi kami konsisten. Bukan hanya Pak Jabes yang pengurus partai,” tutur Kandow.

Sementara itu, Bupati Sangihe, H R Makagansa mengatakan, jika SK sudah ia terima dari DPP. Maka langka awal yang akan ia lakukan yaitu melakukan konsolidasi ke PDC, PAC serta ranting. Supaya jiwa gotong royong tetap terjaga.

Ketika disinggung banyak kader partai ikut dengan Jabes. Makagansa mengaku itu hanya informasi saja. ” Saya juga bisa katakan banyak yang ikut dengan saya. Masa bupati harus takut kepada wakil bupati,” kata Makagansa.

Konsolidasi terkait masala Sangihe, dipimpin langsung oleh Sekertaris DPD PDIP Sulut, Frangki Wongkar dan dihadiri langsung semua pengurus DPD dan DPC serta PAC Sangihe. (mom)

IKLAN
loading...