IKLAN

Bawaslu RI Undang Wali Kota Jadi Pembicara Sosialisasi Pengawasan dan Pelanggaran Pilkada 2015


Wali Kota Manado, Vicky Lumentut (Kedua kiri) menjadi pembicara acara sosialisasi pengawasan dan penganganan Pilkada 2015 yang digeber Baswaslu RI

Wali Kota Manado, Vicky Lumentut (Kedua kiri) menjadi pembicara acara sosialisasi pengawasan dan penganganan Pilkada 2015 yang digeber Baswaslu RI

MANADO— Pilkada sebuah jembatan emas munuju penyelenggaraan daerah yang sesuai kehendak rakyat. Juga menjamin terselengaranya pemerintahan yang sesuai dengan kehendak rakyat. Sekadar diketahui, Pilkada sebuah sarana penyaluran hak konstitusi rakyat untuk menentukan masa depannya dan sebagai mekanisme mewujudkan prinsip kedaulatan rakyat.

“Melalui Pilkada, pemilih tidak hanya memilih calon penyelenggara daerah, tetapi juga memilih program kerja, visi, dan misinya yang menjadi kebijakan pemerintahan,’’ujar Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut saat didaulat menjadi pembicara kegiatan Sosialisasi Tatap Muka Kepala Stakeholder dan Masyarakat Dalam Rangka Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran Pilkada 2015 yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Ruang Toar Lumimuut Kantor Wali Kota Manado, Minggu (26/4) siang kemarin.

“Jika semua hal tadi tidak tercapai, maka Pilkada hanyalah sebuah mekanisme yang berjalan sesuai siklus lima tahunan, sebagai sarana legitimasi pemegang kekuasaan lima tahun

Para kepala SKPD, Camat se Kota Manado, LSM dan elemen masyarakat Manado yang hadir

Para kepala SKPD, Camat se Kota Manado, LSM dan elemen masyarakat Manado yang hadir

kedepan,’’ kata GSVL, sebutan akrab Lumentut.

“Dalam Pilkada berkualitas, masyarakat harus bebas dalam mengekspresikan hak-hak dasarnya. Dan kita semua berharap Pilkada serentak ini, khusus di Manado, berjalan aman dan sukses,” tambah GSVL di hadapan peserta sosialisasi yang terdiri dari Bawaslu Sulut, Panwas Kabupaten/Kota, KPUD Manado, sejumlah Kepala SKPD dan Camat di Pemkot Manado, Tokoh Agama/Masyarakat, Akademisi, Ormas, OSIS, dan Pers.

Untuk menghasilkan Pilkada berkualitas, lanjut GSVL, diharapkan pesta demokrasi lima tahunan ini terhindar dari pelanggaran. “Sebab pelanggaran adalah aib yang memalukan, sehingga perlu sportifitas dalam menyukseskan Pilkada ini.

Masyarakat yang dididik dengan sportif niscaya akan menghasilakn Pilkada yang berkualitas. Pilkada ini penting bukan saja sekedar memilih pemimpin, tapi bagaimana memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Sehingga saya memandang kegiatan sosialisasi ini adalah hal yang mulia yang diharapkan terus menerus dilakukan,” terang Walikota visioner ini. (anto/advnews)

IKLAN
loading...