IKLAN

GTI Sulut Serahkan Bukti Dugaan Penggelembungan APBD dan ADD Talaud TA 2015


Aksi Damai GTI Sulut

Aksi Damai GTI Sulut pada hari Rabu (24/2) di Kantor Kejati Sulut

BITUNG-Garda Tipidkor Indonesia (GTI) Sulut menyerahkan bukti Dugaan Kasus Penggelembungan APBD TA 2015 dan ADD TA 2015 Kabupaten Kepulauan Talaud, kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sulut sekaligus meminta untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang merugikan negara puluhan Milyar rupiah, lewat aksi damai.

“Aksi damai kami lakukan pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2016, untuk mensupport pihak Kejati Sulut, agar lebih gigih lagi dalam memberantas korupsi yang ada di Sulut, terutama dugaan korupsi Kabupaten Kepulauan Talaud, bukti-bukti sudah kami serahkan ke pihak Kejati, tinggal menunggu proses penindaklanjutan dari Kejati Sulut,” ujar Risat. Y. i. Sanger selaku Ketua GTI Sulut, Kamis (25/2).

GTI Sulut saat menyerahkan bukti dugaan korupsi APBD dan ADD Talaut tahun 2015 kepada pihak Kejati Sulut

GTI Sulut saat menyerahkan bukti dugaan korupsi APBD  dan ADD Talaud TA 2015 kepada pihak Kejati Sulut

Lebih lanjut Berty Allan Lumempouw selaku Pembina GTI Sulut menambahkan bahwa selain mengadakan aksi di Kejati Sulut, pihaknya juga dalam waktu dekat ini akan menggunjungi Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ada di Jakarta, untuk dapat ikut serta menyidik dugaan kasus penggelembungan APBD T.A 2015 dan ADD T.A 2015 kabupaten Kepulauan Talaud.

“Laporan kami tidak hanya sampai ke Kejati Sulut saja, namun kami juga akan melaporkan dugaan penggelembungan APBD dan ADD TA 2015 Kabupaten Kepulauan Talaud, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ada di Jakata, terlepas dari itu saya sangat mengharapkan agar pihak Kejati Sulut tidak mendiamkan laporan kami,” pungkas Lumempouw. (jones)

IKLAN
loading...