IKLAN

Hakim Pengadilan Negeri Kotamobagu Vonis 9 Bulan Penjara Komisaris Polisi Gadungan


Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. (f-manadoline)

Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Atas keberaniannya menjadi polisi gadungan berpangkat komisaris polisi (kompol), Candra Hidayat harus menerima kenyataan pahit. Pria 32 tahun ini dihadiahi penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu selama 9 bulan. Putusan ini dibacakan hakim BM Cintia Buana SH MH pada sidang yang digelar Selasa (3/3) pukul 15.00 Wita. Menurut majelis hakim terdakwa Can terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 332 ayat (1) ke 2 KUHPidana. Vonis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu yang sebelumnya menuntut terdakwa 10 bulan penjara. Meski begitu JPU dihadapan majelis hakim menerima putusan tersebut. Joudi Robbi Porajouw SH, selaku penasehat hukum terdakwa usai persidangan mengatakan pihaknya menerima putusan tersebut. “Klien saya selama sidang mengakui perbuatannya dan menerima putusan tersebut dan berjanji tidak mengulangi perbutan tersebut,” ungkap Joudi. Sekadar diketahui dalam dakwaan JPU sebelumnya disebutkan bahwa, terdakwa Can merupakan warga Desa Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Provinsi Banten. Aksi Can yang mengaku sebagai anggota polisi dari Mabes Polri berhasil memperdayai korban yang juga mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kotamobagu hingga terjalin asmara antara keduanya. Pada bulan September 2014 sekitar pukul 11.00 Wita, Can menjemput korban di tempat perkuliahan kemudian mengajak makan hingga mereka menginap di hotel selama 3 hari. Korban yang tak pulang rumah membuat keluarganya khawatir hingga melakukan pencarian. Beberapa hari kemudian ditemukan korban bersama Can di salah satu rumah warga bertempat di Kelurahan Sinindian. Keluarga korban pun lansung melaporkan Can ke Mapolres Bolmong dan akhirnya terungkap bahwa Can bukan anggota polisi. (mara)

IKLAN
loading...