IKLAN

Harga Cengkih Anjlok, Deprov Siap Panggil  Perusahaan Pabrik Rokok 


MANADO– Anjloknya harga Cengkih dari Rp103 ribu perkilo menjadi Rp 87 ribu perkilo membuat masyarakat Sulawesi Utara mulai resah.

Stevanus V Runtu

Stevanus V Runtu

Ini dibuktikan, sejak pekan kemarin sudah banyak petani Cengkih mulai mendatangi kantor DPRD Sulut. Untuk meminta para wakil rakyat yang ada di Gedung Cengkih Sario Manado memperjuangkan harga Cengkih ini naik lagi.

Pasalnya, turunnya harga cengkih diakui para petani tidak sebanding dengan pengeluaran biaya saat panen.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Stevanus Vreeke Runtu ( SVR) mengaku ikut prihatin dengan anjloknya harga cengkih.

” Sulut sebagian besar warganya adalah petani cengkih. Dengan turunnya harga cengkih sudah pasti masyarakat yang dirugikan,” ungkap SVR.

Namun, Ketua DPD Golkar Sulut ini menyatakan, dewan akan menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat dengan memanggil  perusahaan pabrik rokok yang ada di Sulawesi Utara.

Diakui SVR, perusahaan Pabrik Rokok yang punya kepentingan harus peduli dengan turunnya harga cengkih.

” Jangan cuma mau untungnya saja. Ketika rakyat susah mereka diam saja. Seharusnya tugas pabrik rokok adalah melakukan intervensi harga sehingga harga cengkih bisa stabil,” ungkap SVR.

Kepada wartawan, SVR menyatakan dewan akan segera memanggil Pabrik Rokok yang ada di Sulut.

“Kami tidak takut memanggil siapa pun. Termasuk perusahaan pabrik rokok,” tegas SVR. (mom)

IKLAN
loading...