IKLAN

Hari Ini TKD Calon Praja IPDN Sulut Dimulai, Gunakan Sistem CAT, Ketat Diawasi Tim Kemendagri


image

MANADO – Puluhan calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Sulut, Senin (26/10) akan menentukan nasib mereka untuk menjadi pegawai. Mereka akan menjalani tes TKD (Tes Kompetensi Dasar). Tes berlangsung ketat diawasi oleh Tim dari Kemendagri.

Pelaksanaan TKD sendiri, tim pusat telah membagi 3 sesi pelaksanaan. Sesi pertama tes dimulai pukul 8.00 Wita dan registrasi pukul 6.30 Wita sebanyak 90 Orang. Sesi kedua dimulai pukul 9.30 Wita dan registrasi pukul 8.30 wita sebanyak 90 Orang dan sesi ketiga dimulai Pukul 11.00 Wita registrasi pukul 10.00 Wita. Acara pembukaan Kegiatan tes sekaligus pembukaan segel ruangan seleksi pada pukul 7.15 Wita.

“Daftar nama peserta yang telah dibagi dalam Sesi I s/d III dapat dilihat lewat portal resmi pendaftaran IPDN yaknispcp.ipdn.ac.idatau bisa juga diakses lewat website resmi BKD provinsi Sulawesi Utarawww.bkd.sulutprov.go.idserta papan pengumuman yang berada pada kantor Gubernur Sulawesi Utara,” jelas Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh.

Untuk menunjang pelaksanaan TKD menggunakan system Computer Assisted Test (CAT), Pemprov Sulut BKD  Provinsi Sulut bekerja sama dengan Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara Manado, Jumat (23/10) lalu,  telah mengadakan simulasi CAT.

Menurut Suluh, simulasi tersebut bukan rangkaian seleksi yang mempengaruhi nilai kelulusan, namun salah satu langkah inovatif Pemprov Sulut untuk memberikan pelatihan kepada peserta seleksi Capra IPDN agar pelaksanaanya nanti sudah memahami tatacara pengisian tes melalui sistem CAT. Kantor Regional XI BKN Manado sendiri telah mempersiapkan ruang ujian dan 100 unit komputer untul pelaksanaan CAT ini, termasuk ruang publik yang diperuntukan bagi para orangtua atau pendamping peserta seleksi yang ingin memantau.

“Peserta seleksi calon Praja IPDN yang berjumlah 240 orang diharapkan membawa perlengkapan berupa Kartu Tanda Peserta dan KTP dan jangan terlambat karena konsekuensinya tidak dapat mengikuti pelaksanaan seleksi,” tambah Kabid Pengadaan dan Pengembangan, Paultje Salawati didampingi Kasubbid Diklat Billy Wowiling. (antoreppy)

IKLAN
loading...