IKLAN

Hujan Interupsi Warnai Paripurna DPRD Kota Manado


Anggota dewan Hengky Kawalo, saat menyampaikan persoalan lahan eks kampung texas.

Anggota dewan Hengky Kawalo, saat menyampaikan persoalan lahan eks kampung texas.

MANADO – Rapat paripurna pembahasan tingkat dua atas empat Ranperda usulan eksekutif yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Kota Manado, Rabu (17/06) yang dihadiri Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan, diwarnai hujan interupsi.

Ketua DPRD Nortje Van Bone yang memimpin rapat paripurna baru saja memulai rapat tersebut, namun ditengah pembacaan isi paripurna, terjadi hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan yang hadir.

Interupsi pertama datang dari Sekretaris Komisi A Hengky Kawalo Fraksi PDI Perjuangan yang menyampaikan persoalan yang terjadi di gedung DPRD Kota Manado akibat aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah ormas adat yang tergabung dalam Aliansi Adat Minahasa, Senin, (15/06).

Anggota dewan yang lain ikut melancarkan interupsi dan meminta pimpinan DPRD memberi kesempatan kepada mereka untuk berbicara. Setelah cukup alot, akhirnya pimpinan DPRD pun langsung memberi kesempatan kepada sejumlah anggota dewan untuk berbicara.

“Silakan kepada anggota dewan yang terhormat, Bapak Hengky Kawalo, yang lain sebentar setelah Bapak Hengky Kawalo,” kata Ketua DPRD Nortje Van Bone.

Dalam penyampaiannya, Hengky Kawalo meminta kepada Walikota Manado untuk dapat menyikapi persoalan yang terjadi di lahan eks kampung texas, karena dengan masalah ini, kantor DPRD khususnya ruang rapat paripurna menjadi sasaran kemarahan aksi massa dalam aksi tersebut.

“Pada kesempatan ini saya meminta Walikota Manado untuk secara arif menyikapi persoalan yang terjadi di lahan eks kampung texas. Masalah inilah yang membuat massa yang melakukan aksi beberapa hari lalu melampiaskan kemarahan mereka di gedung DPRD ini,’ kata Kawalo. (christian)

IKLAN
loading...