IKLAN

Imba Batal Bale Manado, Siapa Pengganti Calon dari Golkar? Ini Jawaban KPU


image

Ketua KPU Manado, Eugenius Paransi didampingi komisioner KPU lainnya saat memberikan keterangan kepada media terkait status Imba yang dinyatakan TMS untuk mengikuti Pilkada Manado 9 Desember nanti.

MANADO – “Imba Bale Manado” sebagaimana slogan para pendukung atas pencalonan Jimmy Rimba Rogi sebagai Wali Kota berpasangan dengan Boby Daud sebagai calon Wakil Wali Kota Manado dimentahkan dengan keputusan KPU Manado atas rekomendasi Bawaslu Sulut. Ini diungkapkan Ketua KPU Manado, Eugenius Paransi kepada media di kantor KPU Manado, sore tadi.

Dengan keputusan itu, berarti Imba, sapaan tokoh kharismatik ini gagal melangkah untuk bertarung di Pilwako Manado, 9 Desember nanti. Menurut Paransi, pencalonan pasangan Imba dan Boby tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan rekomendasi Bawaslu Sulut. 

Bertempat di Kantor KPU Manado Jumat jam 15.30 wita (12/11) Ketua KPU Manado Eugenius Paransi, SH MH menyatakan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Pilwako tahun 2015.

“Keputusan ini berlaku sesuai dengan tanggal yang ditetapkan pada 12 november 2015 ” kata Paransi saat membacakan Surat Hasil keputusan sidang pleno. Sebelumnya, oleh KPU, pasagan yang diusung koalisi Golkar, PAN dan PPP ini telah telah memenuhi syarat pencalonan.

“Tapi yang menyatakan tidak memenuhi syarat adalah Bawaslu Provinsi Sulut, yang mengeluarkan rekomendasi. KPU hanya melaksanakan amanat dari Undang-Undang karena rekomendasi itu wajib ditindak lanjuti oleh KPU,” jelas Paransi sembari menambahkan, alasan Imba tidak memenuhinya syarat karena sesuai kajian Bawaslu Imba masih berstatus narapidana.

“Mengenai Surat Pembebasan pada tahun 2014 Kami sudah melakukan verifikasi faktual di Lapas Sukamiskin. Mengapa kami mengambil keputusan seperti itu sebelumnya karena sudah melalui proses hukum yang kita cermati bersama dan kita menetapkan keputusan yang lalu. Tapi sekarang ini adalah remomendasi dari ranahnya Bawaslu Sulut dan KPU wajib menindaklanjuti” tutur Paransi.

Tapi saat sejumlah wartawan menayakan kenapa tidak adanya koordinasi antara KPU dan Bawaslu tentang penatapan keputusan sebelumnya Paransi menjawab bahwa hanya melakukan koordinasi dengan Panwas kota manado. Panwas juga tidak melakukan sanggahan atas keputusan tersebut kemudian ada laporan dari Perwudem ke Bawaslu RI lalu melimpahkannya ke Bawaslu Sulut kemudian melimpahkannya lagu ke Panwas Kota Manado.

Untuk pergantian calon setelah Imba dinyatakan TMS, KPU Manado mengembalikan kepada Bawaslu Sulut . “Karena ini ranahnya Bawaslu Sulut. Apabila ada upaya hukum dan Bawaslu merekomendasikanya, penggantinya bisa saja hari ini ditunjuk, besok bisa masuk misalnya. Dan juga ada rekomendasi dari KPU Manado untuk pergantian calon,” jelas Paransi. (ekaputra)

IKLAN
loading...