IKLAN

Ini Hasil Reka Ulang Polisi Pembunuhan Siswa SMA di Bendungan Kalasey


IMG-20160420-WA0009

Dalam rekonstruksi, tersangka terbukti menikam korban dari belakang. (Foto eka/ml)

MANADO – Polresta Manado menggelar rekonstruksi kasus penikaman berujung kematian yang dilakukan oleh YSPS alias Yudis (16) warga Kelurahan Titiwungen Selatan, Lingkungan V pada minggu sore (17/4) di bendungan Kalasey dengan korbannya Sahrul Pombaile alias Galang (18), warga Kelurahan Karame, Lingkungan V, Kecamatan Singkil.

Kasus yang menyebabkan seorang siswa kelas III SMA meninggal setelah mendapat sebuah tikaman dengan menggunakan sajam besi putih ini, digelar dengan 27 adegan. Pada adegan ke 7, tersangka Yudis yang sedang bersama teman-temannya didalam mobil melihat korbannya Galang yang sedang berbincang.

Kemudian diadegan-adegan selanjutnya, tersangka mengambil pisau badiknya, menyembunyikan di pinggang, dan turun dari mobil. Pada adegan ke 16 dan 17, Setelah melihat korban sudah berjalan sendiri, tersangka langsung menemui korban dan menikam korban sebanyak 1 kali.

Selanjutnya, tersangka lari, korban pun mendatangi teman-temanya di pemandian dan dibawa ke RSUP Kandow Malalayang.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi mengatakan hasil dari rekonstruksi tersebut bahwa tersangka terbukti menikam korban. “Sudah dilihat dari rekonstruksi bahwa tersangka menikam korbannya sekali di punggung,” kata Marsidi. (ekaputra)

IKLAN
loading...