Jika Mangkir Lagi, Mantan Kapitalaung Nahepese Akan Dijadikan Tersangka

Tahuna- Pihak Kejaksaan Negeri Sangihe, kembali akan menerbitkan surat perintah panggilan yang ke tiga kalinya atau panggilan terakhir kepada mantan penjabat Kapitalaung Kampung Nahepese inisial KT terkait dugaan penyalahgunaan anggara Dana Desa (Dandes) Tahun 2017-2018.

Hal ini dibenarkan Kajari Kabupaten Sangihe, Yunardi SH MH melalui Kasi Intel Erwan Budi SH saat dikonfirmasi media ini. Dikatakan Budi pemanggilan ke tiga ini diterbitkan setelah pemanggilan pertama dan kedua yang bersangkutan tidak datang alias mangkir panggilan penyidik.

“Jadi panggilan pertama mantan pejabat Kapitalaung Nahepese tidak hadir, maka kami terbitkan surat panggilan kedua dan lagi dirinya tidak datang. Sehingga nantinya kami akan membuat panggilan terakhir atau ke tiga kalinya,” ujar Budi.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Erwan Budi Heryanto SH.

Disinggung bila panggilan ke tiga juga masih mangkir, Kasi Intel Kejaksaan ini menegaskan pihaknya akan melakukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena sudah dipanggil dengan layak dan sesuai ketentuan sebanyak 3 kali, dan yang bersangkutan juga tidak hadir atau mangkir tanpa alasan yang sah, maka yang bersangkutan dapat dijadikan tersangka. Berdasarkan alat bukti yang cukup dan dilakukan pemanggilan paksa,” tegasnya.

Untuk di ketahui Eks Penjabat Kapitalaung Nahepese di tahun 2018 diduga telah menyalahgunakan jabatannya dalam pengelolaan Dandes. Dimana ada pekerjaan pembangunan talud bernilai kurang lebih Rp 200 juta-an tidak dikerjakan alias fiktif, belum lagi masalah lain yang diperkirakan mencapai Rp 400.000.000. (Zul)