IKLAN

Dukung Nawacita Membangun dari Pinggiran

Jokowi Sebut Miangas Akan Menjadi Bandara Terdepan NKRI


Presiden RI Joko Widodo (tengah), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat meresmikan Bandara Miangas di Kepulauan Talaud, Sulut, Rabu (19/10) siang tadi (foto:Ist)

Presiden RI Joko Widodo (tengah), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat meresmikan Bandara Miangas di Kepulauan Talaud, Sulut, Rabu (19/10) siang tadi (foto:Ist)

TALAUD– Miangas, Sulawesi Utara (Sulut) bukanlah pulau kecil tapi sebagai pintu gerbang dalam dan luar negeri. Dikarenakan pulau ini berbatasan langsung dengan Negara tetangga Philipina dan akan menjadi bandara terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini dikatakan Presiden RI Joko Widodo, saat meresmikan Bandar Udara Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulut dan peresmian terminal penumpang Tanjung api-api tojo Una-Una dan Kasiguncu Poso Sulawesi Tengah, Rabu (18/10) siang tadi.

“Bandar udara Miangas bukan hanya sekedar bandara penunjang. Namun akan menjadi bandara terdepan NKRI di bagian utara, sekaligus pintu gerbang distribusi pangan dan sandang guna membuka akses perekonomian dan pariwisata di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud khususnya pulau Miangas,”tegas Jokowi.

Lanjutnya, menjelaskan konsep Nawacita yaitu membangun dari pinggiran, dimaksudkan agar pulau-pulau terdepan menjadi beranda terdepan Indonesia, bukan hanya sekedar halaman belakang. Karena itu pulau-pulau terdepan seperti miangas betul-betul diperhatikan pemerintah dan terus akan dibangun.

“Kita membangun diseluruh wilayah Indonesia, tidak hanya di wilayah Jawa dan Sumatera saja, tapi kita bangun Indonesia dari depan pinggiran, perbatasan dan pulau terluar,”ujar Presiden Jokowi.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantio, di Bumi Nyiur Melambai di tanah Porodisa pulau Miangas.

“Selama ini baru Pak Jokowi Presiden Indonesia pertama yang berkunjung disini. 800 penduduk Miangas, 90 persen memilih Bapak jadi Presiden sedangkan 10 persen pergi kelaut mencari ikan,”ungkap Olly.

Mudah-mudahan kunjungan bersejarah ini membawah berkat bagi rakyat demi kesejahteraan rakyat di bumi Porodisam,”jelas Dondonkambey sembari menambahkan, dulu masih dijaman MPR ada wakil dari Miangas yang duduk di lembaga ini.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaporkan, panjang runway nandar udara miangas 1400 m x 30 m, apron 130 m x 65 m, taxiway 100 m x 18 m, strip 1.492 m x 150 m tanah dan bisa didarati pesawat jenis ATR, serta mulai minggu depan pesawat Wings Air mulai beroperasi di bandara Miangas.

Bandar udara tanjung api-api tojo Una-una panjang runway 2110 m x 30 m, apron 200 m x 82 m, taxiway 187,5 m x 23 m, strip 2.30 m x 150 m rumput. Bandar udara kasiguncu Poso panjang runway 1850 m x 30 m, apron 86 m x 60 m, taxiway 73 m x 18 m, strip 1947 m x 60 m rumput. Menhub menambahkan pembangunan bandara Miangas menelan anggaran 320 M.

Usai persemian Presiden bersama Ibu Negara, didamping Gubernur, Panglima TNI, Menhub dan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip melakukan blusukan dipermukiman penduduk dan pelabuhan Miangas.

Diketahui kunjungan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di pulau miangas menggunakan pesawat TNI AURI jenis Foker dengan nomor A-2908, serta disambut secara adat oleh tua-tua adat Talaud.

(srikandi/Hm)

IKLAN
loading...