IKLAN

Kabar Gembira!! 5 September 2016 ASN Pemprov Sulut Cair Gaji 14


Wagub Steven Kandouw

Wagub Steven Kandouw

MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw menyebut mulai Senin 5 September seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sulut khusus yang beragama Kristen sudah akan menikmati gaji 14.

“Saya berharap seluruh SKPD segera mengajukan permintaan di Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Provinsi Sulut untuk proses pencairannya, sehingga minggu depan ASN sudah bisa menikmatinya,”tegasnya saat memimpin apel olah raga bersama dalam rangka menyambut kegiatan HUT ke-52 Provinsi 2016, Jumat (2/9) pagi di halaman Kantor Gubernur.

Ia beralasan proses pembayaran gaji 14 bagi ASN Pemprov harus dipercepat dari rencana semula akan dibayarkan pada Desember 2016 nanti. Menurutnya, telah menjadi salah satu penyebab penyerapan anggaran Sulut sangat rendah, padahal uang kita masih banyak, sehingga terjadinya perubahan penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) bagi Pemprov Sulut sebesar Rp. 154 M selama Empat bulan September hingga Desember, ujarnya.

Namun Kandouw tak lupa mengingatkan, agar gaji 14 ini supaya dapat di manfaatkan sebaik mungkin, karena Desember nanti ASN lingkupnya Pemprov sudah tidak akan menerimanya.

Bagian lain Kandouw menyebutkan, akibat dari penundaan DAU, maka Pemprov Sulut melakukan pemangkasan anggaran belanja dan penundaan pembayaran kegiatan proyek yang sedang berjalan di seluruh SKPD.

Meski demikian, dari 52 SKPD di Pemprov, hanya 6 SKPD yang mendapat tambahan dana sementara yang lain terjadi pemotongan seperti Diknas Sulut. Wagub mencontohkan BKD Sulut mengalami penambahan dana karena ada kegiatan assesment atau seleksi calon pejabat eselon setelah adanya organisasi perangkat daerah (OPD) baru.

Wagub menambahkan walaupun anggaran kecil namun pemerintahan OD-SK tetap komit dengan program mensejahterakan rakyat, sebagaimana visi mereka: Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam budaya, serta salah satu misi mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi maju dan mandiri.

“Terkait dengan penghematan dan pemangkasan anggaran, ini momentum meraih WTP. Kelola belanja dengan teliti, jangan menumpuk di akhir tahun supaya WTP mulus,”pungkasnya.
(srikandi/Hm)

IKLAN
loading...