IKLAN

Kandouw Tegaskan Sulut Utamakan Tenaga Kerja Lokal


SERIUS: Job Fair kedua kalinya dilakukan Pemprov Sulut melalui Disnakertrans Provinsi. Nampak Pencaker lakukan antrian sesuai minat mereka di Mantos II

SERIUS: Job Fair kedua kalinya dilakukan Pemprov Sulut melalui Disnakertrans Provinsi. Nampak Pencaker lakukan antrian perusahaan sesuai minat mereka di Mantos II, Rabu (14/9) (foto:Kandi/ML)

MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw tegaskan bagi para perusahaan penerima lowongan kerja, agar mengutamakan para pencari kerja (Pencaker) lokal yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sah Kabupaten/Kota di Sulut.

Dikatakan Kandouw saat membuka job fair di Manado Town Square (Mantos) II, Rabu (14/9). Ini menjadi jawaban program Gubernur Sulut Olly Dondokambey yaitu Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) menuju Sulut hebat,”katanya.

“Jadi mohon maaf, bukan karena kita (Sulut-red) anti orang luar tapi kita utamakan orang lokal dulu. Bukan rahasia umum dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) regional Manado peringkat ketiga tertinggi di Indonesia dibawah Jakarta dan Papua. Pasti orang akan berbondong-bondong ke sini,”jelas Kandouw direspon tepuk tangan dari pencaker yang ikut acara pembukaan tersebut.

“Khusus Disnaker harus terus digalakkan kalau perlu empat kali setiap tahunnya karena melalui job fair, menunjukkan institusi resmi bukan perusahaan abal-abal. Kalau perusahaan jelas pasti ada jaminan kesehatan dan tunjangan hari tua, inilah wujud implementasi kita,”tutur Kandouw.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi MM Sendoh menambahkan menunjang program Pemprov, Disnaker memfasilitasi pencaker untuk dapatkan pekerjaan sesuai bakat minat, tenaga kerja sesuai kebutuhan.

Job fair kali ini, dengan peserta 38 perusahaan dan sebanyak 2487 lowongan pekerjaan. Didomimasi jasa perdagangan, asusransi, finance dan perhotelan siap merekrut tenaga kerja benar-benar ingin kerja,”kunci Sendoh, sembari menambahkan besok Kamis (15/9) hari terakhir job fair berlangsung.

(srikandipangemanan)

IKLAN
loading...